WBEnt x Seoul 2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Sohn Jinri, CITIZEN/FEMALE/1990/DONE
Sohn Jinri
 Posted: Mar 22 2017, 05:37 PM
Quote
send pm // Offline
20 posts
28 years old
seorang istri, ibu dan mahasiswa pasca manajemen chung-ang
ID: jjinriii
married
New Citizen

200 points
Awards: None


Sohn Jinri
CITIZEN, Busan, 29 Maret 1990


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Jinri-ah! Dan ketika suaminya mau panggil dengan panggilan seaneh apa pun, tidak masalah untuk Jinri.
Tinggi/berat (cm/kg): 158cm/50kg
Status: Menikah
Nama wali: -
Hobi: memenuhi galeri ponsel suaminya dengan foto anak mereka atau selfie-selfie blur. Jinri gemar memasak, dia jago bikin berbagai jenis kue hingga dipesan para tetangga. Jinri tidak segan membantu suami saat membuat DIY. Jinri juga hobi menari. Meski anaknya belum paham, tetap saja dia pamer badan lenturnya itu nyaris setiap pagi ketika suaminya sudah pergi bekerja. Kesepian, sih!
Hal yang disukai: anaknya..., dan tentu suaminya (selain suka, Jinri juga sayang sekali...). Jinri suka dengan pelukan, genggaman tangan dan elusan. Jinri memuji hasil DIY yang dibuat suaminya yang memang bagus-bagus sekali!
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Meninggalkan anak sebelum ke kampus padahal sudah dititipkan pada sanak-saudara atau teman dekat, tetapi hati Jinri tetap resah.
Deskripsi sifat karakter: Perempuan yang sangat cerah, karena Jinri murah senyum. Saat berbicara, dia sering sekali memuji. Selalu meminta maaf pada hal-hal yang sepele sekali pun. Sebagai keturunan seorang pebisnis, Jinri menghargai uang dan waktu. Tetapi Jinri tidak akan marah pada seseorang yang tidak demikian, ia malah berusaha untuk mengajari. Mudah kebingungan (sebab ucapan orang yang dia nggak pahami karena takut salah dengar, atau saat menuju ke suatu tempat tetapi Jinri nggak yakin dengan lokasinya padahal sudah pegang peta). Setia, kalau nggak, Jinri nggak bakalan menikah dengan teman kecilnya (bahkan sekarang sudah punya anak kecil bersama-sama!).


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
"Annyeonghaseyo, saya Sohn Jinri, asal saya dari Busan. Pindah ke Seoul sejak lulus SMA beberapa tahun lalu. Di Busan ada ibu dan bapak saja, saya tidak punya saudara. Saat saya kembali ke Busan, mereka tidak pernah terlihat kesepian. Mertua saya selalu menemani, untuk menghabiskan masa tua bersama dengan saling mendukung usaha dagang masing-masing di pasar. Saya beruntung sekali dinikahi putra dari orang tua yang baik hati." Jinri mulai berkaca-kaca.

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)
"Ada banyak kenangan yang saya bagi bersama suami. Saya pernah tukaran toko sama suami saya waktu masih kecil. Dia yang jaga toko bapak, saya yang jaga toko keluarganya. Yang sedih-sedih, bapak pernah bangkrut dan dililit hutang sampai saya masuk SMA. Kebetulan keluarga suami banyak bantu waktu itu. Itu kenapa orang tua saya pun merasa tenang menitipkan saya ke anak mereka." Susut ingus, "boleh minta tisu?"

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)
Setelah bersedih-sedih mengenang masa sulit di Busan, Jinri tertawa mendengar pertanyaan ini, "tipe ideal saya? Rasa-rasanya, tidak pernah punya. Tetapi kalau melihat dari wujud suami saya... hm, yang bersangkutan begitu humoris dan penyayang. Hng, ya.... Entahlah," Jinri malu mengatakan hal sensitif seperti ini sebab tidak pernah ia membahas bersama siapa pun sebelumnya. Terpenting adalah, karena Jinri tidak merasa cantik dan pintar, dari dulu Jinri cuma berusaha memantaskan diri saja dan terus menyayangi orang sekitar tanpa memikirkan tipe pasangan yang muluk-muluk.

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
"Saya berkuliah lagi di jurusan manajemen, mau bantu suami dengan menjadi dosen. Tetapi suami saya bilang kalau saya kurang galak. Memangnya kurang, ya?" Jinri meninggikan nada di kalimat terakhir sembari melotot namun pipinya merona karena sadar yang ia lakukan bikin malu.

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
"Saya nggak bakal lupa ketika suami beri izin untuk kuliah lagi. Meski nada bicaranya jarang serius, saya tahu dia percaya sama saya. Mungkin impian terdekat adalah menyelesaikan kuliah dengan hasil maksimal tanpa mengesampingkan kebutuhan keluarga dan tugas saya sebagai istri dan ibu." Tanya jawabnya ini seakan menyadarkan Jinri terhadap kasih sayang di antara dirinya, suami serta anak mereka.


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.



Apabila dihitung, sudah tujuh bulan Chanyeol dan Jinri diganggu pola tidurnya oleh sang anak. Yang artinya Kakak Jeonghan sudah lulus ASI eksklusif. Mulai seminggu lalu, Jeonghan sudah bisa makan nasi (dengan lahap dan banyak pula!) tetapi masih memanggil Jinri dengan panggilan, "Mamamama, o... maa...," yang kurang jelas dan, "apapapa," untuk memanggil Chanyeol, chukkae. Hmph. Tapi, hei! Ketimbang sedih setelah merasa dikalahkan suami, ayo disyukuri tumbuh-kembang si Kakak yang sangat pesat dibanding bayi seusia. Saat ke dokter untuk suntik vaksin dua minggu lalu, Kakak Jeonghan sering dikira lebih dari 10 bulan oleh para perawat. Awalnya Jinri hanya tertawa kalau harus merespon. "Sepatu yang dipakai Kakak Jeonghan ukuran 21, kakinya undut sekali kan?" Begitulah ujar Jinri mengenai bayinya yang gemuk.

Kakak Jeonghan sedang asyik berguling di karpet busa, tidak jauh dari Jinri yang sedang duduk menyusuni foto yang rencananya akan digantung dengan tali untuk yang kecil-kecil dan yang besar dibingkai kayu cat hitam buatan tangan sang suami. Hasil cetak pemotretan di usia ke-100 hari Kakak Jeonghan baru sempat ditata sekarang. Kalau Kakak Jeonghan sudah bisa bicara, mungkin Kakak akan mengomel, "Ibu, sih, sok sibuk!" Maafkan ibu yang lebih mementingkan pesanan kue atau berkutat dengan buku demi evaluasi mingguan di kampus. Ibu akan berusaha menjadi semakin peka dan cekatan, nak!

Hari ini, Chanyeol dan Jinri merayakan suatu hari spesial, loh.. "Selamat Hari Pertama Kali Bertemu!" Nanti ada foto dari jaman mereka masih kecil sampai dewasa, dari yang lucu sampai amit-amit, dari yang cuma berdua sampai jadi bertiga, dari yang blur karena termakan usia sampai yang baru kemarin sore banget. Makanya, Jinri konsentrasi sekali. Fokus sambil sedikit-sedikit melirik Kakak Jeonghan, takut putranya mendadak memasukan salah satu foto ke dalam mulut.

Foto demi foto dilihat-lihat, hmm, Kakak Jeonghan mirip sekali dengan ayahnya saat masih kecil. Begini, kan? Matanya kecil, pipinya bulat, tubuhnya tinggi, rambutnya jigrak. Jinri khawatir.. dia sudah kalah dalam urusan meninggalkan jejak secara genetik. Jangan-jangan, Kakak Jeonghan mewarisi sifatnya yang lambat berpikir? Jangan sampai ya, nak. Harus pintar.. banyak makan nasi dan sayur ya, nak... Ayo, semua mainan edukasi yang bapakmu belikan ini dimanfaatkan dengan baik. Ibu sampai ngambek loh kamu dibelikan ini semua.

Bingkai dan tali-tali yang harum cendana sudah digantung. Saatnya Kakak Jeonghan untuk tidur siang. Dari tadi, matanya sudah kriyep-kriyep. Perut Kakak Jeonghan penuh dengan makanan, plus disusui pula. Di saat yang sama, Jinri juga makan (tidak lupa menghubungi suaminya mengingkatkan untuk melakukan hal yang sama tapi Jinri malah dipaksa kirim video bilang agar suaminya cepat pulang dengan nada aegyo!). Jeonghan dalam gendongan segera masuk kamar. Nggak perlu khawatir, suaminya juga bawa kunci pintu kalau saja tiba-tiba pulang karena kerjaan kantor beres lebih awal.

Selamat tidur, Jeonghan-ah!

--------------------
--------my soulmate,
the soulmate who i want is you
i breathe in your soul / you are the beach of my sea / this heart is bonded by a pure love / my desire to love is until death / you are the one i love / my soul only desires your love / my soulmate who i want is you / until i die i want to be with you / this is my promise / my soulmate who i want is you / one love until death tear us apart / together we are one / loving each other / my sorrow has come to end / my life is yours
PM
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Mar 24 2017, 03:45 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.