WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Gong Sungkyung, Citizen / Female / 1997 / Done
Gong Sungkyung
 Posted: Apr 23 2017, 10:16 AM
Quote
send pm // Offline
20 posts
21 years old
Medical student, SNU.
ID: sungkyunggong (work) / kkyungie (private)
heartbroken
New Citizen

200 points
Awards: None


Gong Sungkyung
CITIZEN, Seoul, 19 Januari 1997


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Sungkyung.
tinggi/berat (cm/kg): 168/45kg
Status: belum menikah
Nama wali: -
Hobi: blogging, browsing, jalan-jalan ke tempat-tempat baru, foto-foto.
Hal yang disukai: a long trip di saat tidak sibuk, fotografi, harum antiseptik di rumah sakit, kamar yang rapih, catatan yang rapih dan berurutan, minuman berperasa, snack (di kamarnya ada satu laci khusus berisi berbagai macam makanan ringan pada tempat yang diorganisir sedemikian rupa agar tidak berantakan), suara tawa orang yang tidak berlebihan, senyum dari orang yang ditemui, pulpen dengan tinta berwarna-warni (dibawa kemana-mana di satu tempat pinsil gulung dari kain berwarna coklat pudar), menulis dengan tulisan tangan, menonton video make up dan hair do tutorial, belanja, musik jenis apapun (akan sangat sering menggunakan earphone saat sedang sendirian), membaca.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Tidak bisa makan makanan pedas, sejak kecil lambungnya lemah untuk jenis makanan seperti ini, karena itu agak picky untuk masalah makan. Tidak suka minum air putih dan lebih banyak terpaksa, bibirnya sering mudah kering karena hal itu. Tidak suka tempat yang kotor atau berantakan, tangannya akan sangat impulsif bergerak membersihkan. Sebanarnya daya tahan tubuhnya tidak begitu baik sehingga dia perlu disupport dengan banyak sekali tablet dopping berisi vitamin dan penjaga daya tahan tubuh—baginya sakit itu suatu hal yang merepotkan sebab akan banyak hal yang tertinggal jika dia absen beberapa hari. Dia tidak suka sinar matahari terik seperti pada jam 12 siang, sangat menyiksa baginya. Kulitnya terlalu sensitive pada terik matahari, paling ringan yang dideritanya adalah kulit yang memerah lalu muncul bercak merah permanen di kulit. Ada beberapa waktu dia menderita abses di jaringan kulit karena terpapar sinar matahari di suatu tempat tropis selama berjam-jam, mengakibatkan abses sebesar kuku hadir di permukaan kulit hidungnya.
Deskripsi sifat karakter:
  • Lahir di kalangan yang tidak pernah mengenal rasanya kesulitan dalam mendapatkan apapun itu membuatnya sangat penasaran dan menaruh simpati berlebih pada mereka yang membutuhkan. Sejak kecil atensinya diintrepretasikan lewat tontonannya; berita dan tayangan lainnya yang cukup bermanfaat hingga rasa simpatinya muncul begitu besar, sampai pada usianya yang kedua belas dia menyuarakan isi kepalanya untuk mengabdikan diri menjadi dokter. Orangnya tidak pantang menyerah, cukup cerdas untuk menemukan jalan keluar dari beberapa problema yang dia miliki cukup dalam usianya, dia mudah mengabaikan ego demi ego lain yang lebih besar (saat ini; ingin membantu sebanyak mungkin orang dan mahluk hidup lain), dan orangnya terlalu terfokus pada apa yang sedang dia tuju. Orangnya tertata rapih, hampir semua yang dilakukannya lebih banyak sudah direncanakan jauh-jauh hari dengan perhitungan yang cukup matang. Pribadi dengan toleransi tinggi, rasa percaya diri yang cukup untuk usianya, dan pemikiran positif serta negative yang seimbang. Dia belajar begitu banyak bahasa, ekspektasinya jika dia suatu saat dikirim ke sebuah negeri yang bahasanya tidak pernah dia kenal—juga untuk membantu studinya kelak. Skeptis, dia sulit percaya pada orang, apa yang ada di dalam kepalanya dia yakini benar-benar dan tidak perlu repot-repot mencampuri dengan pendapat orang lain.

BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

”Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?”
Gadisnya tertawa pelan nyaris tanpa suara, teredam senyum yang pada akhirnya membantunya memulai jawaban, “Aku anak bungsu dari dua bersaudara, kakak dan ayahku bekerja di satu perusahaan yang sama—ah itu, perusahaan keluarga. Karena sudah ada kakak, tugasku sebagai anak kedua adalah bersenang-senang, eh, iya, betulan bersenang-senang. Selama tidak mempermalukan keluarga, aku boleh melakukan apa saja. Mungkin nanti akan menyusul ibu jalan-jalan, pekan lalu ceritanya sudah sampai Brazil dan aku sirik setengah mati, ahaha, semoga bisa menyusul kelak.” Kedua orang tuanya sudah bercerai sejak lama sekali, dan kedekatan keduanya dengan orang-orang baru tidak terlalu ingin dia pikirkan. Sungkyung kepalang tidak mengenal ayah dan ibunya, baginya keduanya terlalu jauh untuk diraih, sehingga mungkin dia cukup rewel di usia belianya meminta atensi dari kakak satu-satunya. Tidak memilih tinggal bersama salah satu di antara kedua orang tuanya, karena sebab di atas, dan baginya hanya ada Joomin yang bisa teraih olehnya.

”Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?”
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)
“Hmm, aku berteman dengan siapa saja, sejak kecil memang tidak pernah pilih-pilih teman sehingga temanku ada banyak, tapi mungkin karena terpaut tahun dan sekolah yang sudah berbeda, sekarang kurang komunikasi. Yah, namanya juga teman masa kecil.” Tidak ambil pusing dengan orang-orang yang datang dan pergi dalam kehidupannya, baginya semua orang akan pergi di waktu yang tepat di saat orang baru datang dan mulai menentukan kapan waktu kepergiannya. Sungkyung punya banyak sekali teman yang masih berhubungan dengannya melalui media sosial, tapi sebatas itu, pemikirannya tetap sulit untuk mempercayai orang-orang mulai dari faktor keluarga. Sehingga ada banyak sekali kenalan di kepalanya yang mengasumsikan diri mereka sebagai teman tapi Sungkyung sungguh, kesulitan untuk menyebut kata teman.

”Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat.”
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)
“Yang… bagaimana ya, tinggi, tampan, dan baik hati—ah ottoukhae, aku benar-benar tidak punya selera yang bagus. Bagiku selama orangnya baik dan dapat saling menghormati biasanya aku senang-senang saja...,” dia pernah belasan kali memiliki hubungan dengan lawan jenis, dan semuanya berakhir pada cerita yang sama. Dia sendiri tidak mau ambil pusing—sudah waktunya pergi, ya, pergilah.

”Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?”
“Aku murid transfer sekolah Kedokteran UCLA, ke SNU—ah, geumanhae. Sedang magang di rumah sakit pusat berdasarkan kurikulum sekolah. Prestasi akademisku biasa saja, semua orang di SNU sangat bekerja keras dan bagiku untuk bisa bertahan di sana pun sudah cukup kelelahan. Tapi sebenarnya kembali lagi ke Korea membuatku cukup terkejut dengan alur pendidikannya. Ah, aku harap masih bisa bertahan sampai akhir.” Cukup cerdas untuk usianya, sifatnya yang pantang menyerah membantunya bertahan memasuki UCLA. “Kalau di rumah sakit, banyak orang membantuku. Bertemu orang-orang baru dan mendengar keluh kesah mereka, kemudian dapat membantu rasanya menyenangkan.”

”Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan.”
“Aku ingin membantu banyak orang dan bahagia atasnya—ah itu terdengar naif sekali, ya, karena saat ini rasanya aku belum mencapai apapun itu yang bisa dikategorikan demikian.” Lebih daripada itu, dia hanya ingin kehidupan biasa saja yang tidak perlu mengikuti terlalu banyak aturan seperti apa yang secara tidak tertulis berlaku di keluarganya. Baginya, sangat sulit untuk bertahan di sana.


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.

Memorinya tidak pernah mengingat sebuah penthouse besar dengan pemandangan menuju langit yang membentang biru, dan kemewahan yang sama sekali bukan tipikalnya. Mulai hari ini Sungkyung akan tinggal di sini bersama Joomin, mengiyakan suruhan sang ayah untuk kembali ke Korea, dan mengurusi suatu alasan khusus kenapa dia akhirnya setuju untuk kembali sebelum sekolahnya selesai. Sungkyung tidak punya alasan pribadi untuk itu, lagipula mengesampingkan sekolah bukan tipikalnya sekali. Tapi apa yang bisa dia ucapkan kalau nama Joomin digunakan untuk mengiminginya pulang?

“Eli, bosan tidak di rumah seperti ini?,” kucing putih dengan bulu yang jauh lebih lembut dari mantel bulunya itu menjadikan pahanya sebagai bantalan untuk tidur. Elizabeth namanya, Elizabet 5th, jangan tanya ide dari mana menamainya seperti itu, Gong Joomin punya banyak sekali hal yang tidak akan membuatmu bosan untuk mengoreknya berkali-kali. Mungkin dulu kegiatan menunggu seperti ini sudah lama tidak ia lakukan, kehidupannya sebelumnya, bukan sesuatu yang dapat dia pamerkan sebab terdengar lebih baik, tidak juga dapat dia rendahkan sebab lebih buruk. Baginya, tidak pernah ada yang lebih baik ketika beban itu masih terasa di kedua bahunya. Ada deru halus yang didengar selagi tangannya mengusap-usap kucingnya, memanjakan, sebelum akhirnya dia merebahkan diri bersandar di sofa seraya melirik pada jam dinding.

Sebentar lagi Joomin seharusnya tiba, kan.

“Sebentar lagi Oppa datang, Eli bersabar ya,” kucingnya permainkan pipinya, ditekan dengan kedua jari dan dicubit perlahan tanpa niat menyakiti. Koper-kopernya yang essensial datang bersamanya, barang-barang lainnya sudah datang lebih dari sepekan yang lalu. Urusan berkas sekolah dan data dirinya sedang diurusi oleh sang ayah, sehingga tuan putri kami dapat duduk tenang sambil menunggu hasil jadi. Tidak sulit menjadi Sungkyung, semua orang seolah bekerja untuknya. Kemudian di saat seperti ini, yang dia pikirkan hanya satu nama.


Ah, apa kabarnya, ya?

--------------------
'Cause you said it meant nothing And I should've kept my silence But I guess I'm too attached to my own pride to let you know That all these words meant nothing And I've always been this heartless And we were just having sex no I would never call it love But love Oh no, I think I'm catching feelings And I don't know if this is empathy I feel Just hold on Remember why you said this was the last time? - EDEN - joona
PM
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Apr 27 2017, 07:24 AM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.