WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


Pages: (2) 1 2  ( Go to first unread post )
Closed
New Topic
New Poll

 [FIN] Good Day for a Good Day, private / suju / prompt 20
Kim Hajin
 Posted: Dec 5 2017, 11:48 AM
Quote
send pm // Offline
65 posts
18 years old
Actor and Student
ID: black_han (friends) // hajimkin (business & others)
..... I'm not talking about it
Rookie

1620 points
Awards: 3



Midnight

Sebenarnya tidak ada banyak masalah selama perjalanan pemotretan tadi. Terlebih lagi kali ini Hajin diberikan kesempatan bagus untuk bekerja bersama teman dekatnya, Ong Wonhui. Mereka sudah cukup lama kenal, walaupun sebenarnya bidang Hajin seharusnya menjadi seorang aktor dan yang sebenarnya yang model adalah Wonhui. Tapi itu memang tidak benar-benar menutup kemungkinan Hajin melakukan pemotretan, apalagi dengan umaa yang begitu ambisius mengejar uang melalui anak semata wayangnya. Nah, disitu ia langsung teringat sesuatu.

Selesai pemotretan, Hajin pasti akan selalu dihubungi langsung oleh umma yang meminta laporan selama kerja berlangsung dan pasti manajernya juga akan ditanya. Sebersit pikirannya mengingat bagaimana Hajin tidak memiliki hubungan dekat dengan kedua orang tua. Mereka semua berotak bisnis, uang dan karir. Tidak ada yang pernah membahas mengenai keluarga atau apapun yang memanusiawikan manusia. Tidak pernah sekalipun umma bertanya mengenai perasaan dan kabar setelah bekerja. Ada saatnya Hajin juga hanya bisa menghela nafas dan menahan diri untuk tidak merasa kecewa.

Sekarang mereka berdua sedang berada di taman pinggir sungai Han, ditemani dengan ayam goreng, ramyun dan botol sodadi antara mereka. Hidangan seperti ini hanya bisa didapatkan jika mereka berdua bisa diam-diam menyelinap kabur dari manajer masing-masing. Iya, kalau bekerja di bidang seperti Hajin dan Wonhui, semua serba di atur agar bisa terlihat sempurna dihadapan kamera terutama public. Jadi ya—apapun harus dilakukan agar bisa memuaskan para penggemar dan kritik untuk bisa bertahan hidup.

“Ayok kita mulai makan.”

This post has been edited by Kim Hajin: Dec 11 2017, 09:27 PM

--------------------
DUDE
you, do you wish me to not doing well? The answer is no, I can't. I still have a lot more to achieve. If you take a look inside of myself and keep going deeper, you'll find new challenges within. Umm, Adiós. Everyone who watches me always set up pouring applause
PM
^
Ong Wonhui
 Posted: Dec 5 2017, 06:46 PM
Quote
send pm // Offline
61 posts
19 years old
model & maba K-Arts; School of Drama
ID: bumble.hui
too young to understand love
Rookie

990 points
Awards: 2



Kapan lagi punya kesempatan seperti ini. Makan ayam, ramyun dan soda. Tiga kombinasi makanan yang sampai dilihat eomma bakalan membuatnya dilarang makan 3 hari 3 malam, hik. Tapi beruntung, mereka berhasil keluar dari pengawasan manajer hyungnim dan nuna yang dipekerjakan eomma untuk mengawasi Wonhui kalau-kalau ia berbuat macam-macam. Padahal ya, memangnya Wonhui bakalan ngapain juga sih... dia mana pernah berani membangkang apalagi berbuat yang tidak-tidak. Eomma saja yang parno, takut Wonhui berakhir kayak nuna mungkin.

Nuna begitu kan karena eomma dan appa juga yang galak, heu.

Pinggiran sungai Han dingin banget malam-malam begini. Kalau bukan karena Hajin yang mengajak, pasti Wonhui nggak bakalan mau deh nerima ajakan untuk mampir kesini. Tapi berkat makanan yang hangat, semuanya itu jadi sempat terlupakan juga sih. Yang penting perutnya senang. Sudah lama sekali sejak terakhir ia menyantap ayam, apalagi ramyun. Soda kadang kali berbaik hati diberikan nuna, tapi tidak bisa sering-sering juga karena kata nuna soda itu ngak sehat buat kesehatannya Wonhui.

"Yuk!"

Ajakan Hajin untuk makan disambut dengan senang hati olehnya yang mulai mengambil sumpit miliknya. Ramyun merupakan target pertama untuk disesap di mulut, sembari pula mencuil-cuil ayam untuk dimakan bebarengan. Nikmat sekali.

"Hog humben hajak hakan hekini?" Kok tumben ngajak makan begini.

Mulut penuh begitu sambil ngomong.

Terus ya, semuanya ini ditraktir sama Hajin lho sebenarnya. Baik banget sih sahabatnya yang satu ini.

--------------------
PM
^
Kim Hajin
 Posted: Dec 6 2017, 04:50 PM
Quote
send pm // Offline
65 posts
18 years old
Actor and Student
ID: black_han (friends) // hajimkin (business & others)
..... I'm not talking about it
Rookie

1620 points
Awards: 3



Semoga saja setelah kelakuan mereka yang kabur dari segala tanggung jawab ini tidak akan membawa masalah besar bagi pihak manapun. Padahal—Hajin dan Wonhui juga mau melakukan apa, sih? Bocah Ong itu juga kalau dimasuki makanan hingga penuh pun pasti akan mabuk. Jadi tidak perlu ada alkohol terlibat, sahabatnya bisa merasa mabuk hingga entah kapan. Tangannya mengambil satu potong paha ayam bagian atas. Baru membuka mulut, Hajin sudah melihat kebiasaan Wonhui yang mungkin sulit hilang jika sudah berada di umur mereka.

“Ya, kunyah dulu makanannya, terus telan. Baru ngomong.”

Ini kenapa Hajin jadi mengajarkan orang agar menghindari tersedak oleh makanan sendiri? Bukankah itu adalah pengetahuan umum yang bahkan anak usia lima tahun juga tahu? Dengusan kecil keluar, walaupun sebenarnya ia tidak mengerti apa yang keluar dari mulut Wonhui dan ingin ketawa. Tapi kali ini, entah kenapa tidak bisa. “Aku tidak mau tanggung jawab kalau kamu mati tersedak terus kehabisan nafas karena sepotong ayam.” Dan mungkin kejadian itu bisa disalahkan kepada Hajin untuk selamanya saking—anehnya?

“Wonhui—kamu tidak bisa makan pelan-pelan ya?”

Bahkan Hajin masih belum menggigit ayam gorengnya. Terlalu sibuk memperhatikan sahabatnya makan hingga perutnya seakan terisi sendiri saat Wonhui memasuki makanan ke dalam mulut. Jika saja ini iklan makanan, mungkin tidak akan ada yang mau mengambil mereka sebagai artis di dalam iklan makanan para penjual makanan. Lihat saja itu betapa nistanya wajah Wonhui dibalik kamera dan bila sudah ada makanan menganggur meminta untuk dimasukan ke dalam perut.

--------------------
DUDE
you, do you wish me to not doing well? The answer is no, I can't. I still have a lot more to achieve. If you take a look inside of myself and keep going deeper, you'll find new challenges within. Umm, Adiós. Everyone who watches me always set up pouring applause
PM
^
Ong Wonhui
 Posted: Dec 7 2017, 07:30 PM
Quote
send pm // Offline
61 posts
19 years old
model & maba K-Arts; School of Drama
ID: bumble.hui
too young to understand love
Rookie

990 points
Awards: 2



Anggap saja ini sebagai faktor pertumbuhan.

Badannya besar tinggi, tapi di rumah, selalu hanya bisa makan masakan yang disediakan oleh eomma guna menjaga proporsi tubuhnya. Itu sih, yang dikatakan eomma. Tapi namanya diet di tengah kesibukan yang begitu padat plus suneung yang juga harus dilakukan, wajar saja jika Wonhui terus merasa kelaparan kan. Hal ini membuatnya terbiasa menyantap makanan dengan tidak sabaran, bahkan sewaktu seseorang mengajaknya bicara, seperti apa yang dilakukan Hajin sekarang ini.

Melakukan dua hal sekaligus seperti ini, padahal bisa saja menelan lebih dulu baru kemudian menjawab pertanyaannya Hajin. Tapi, tapi, ramyunnya enak banget terus juga ayam gorengnya. Huhu, Wonhui sudah lama banget sejak terakhir kali makan makanan begini. Tadi saja, makan camilannya Hajin juga sembari menjawab pertanyaannya Hajin. Sampai dimarahi sahabatnya itu, tapi masih saja nggak kapok melakukannya sekarang ini. Tuh kan, lihat. Dimarahi lagi.

"Hahap."

Iya, habiskan dulu ya, Wonhui-ya.

Nih, Wonhui makan dulu sampai habis deh, baru ngomong sesuai nasihatnya Hajin.

"Iya ini sudah ditelan kok. Nggak bakalan mati karena ayam, nanti kamu kan bisa bantu pukulin punggungku buat bantuin aku yang kesedak," nyengir, kalau ada potongan cabe ramyun yang nyangkut di giginya, Wonhui nggak peduli. Toh, hanya bersama dengan Hajin ini. Dengan sahabatnya saja, Wonhui bisa menjadi dirinya yang seutuhnya. Makanya Wonhui senang bermain bersama dengan Hajin dan Haneul hyung.

"Kamu sendiri makannya kok lesu begitu?"

Padahal sedang makan makanan enak begini lho.

"Kenapa? Hajin-ah lagi sedih?" Jangan dong, nanti Wonhui ikutan sedih juga.

--------------------
PM
^
Kim Hajin
 Posted: Dec 7 2017, 10:15 PM
Quote
send pm // Offline
65 posts
18 years old
Actor and Student
ID: black_han (friends) // hajimkin (business & others)
..... I'm not talking about it
Rookie

1620 points
Awards: 3



Astaga, jika saja Wonhui bukan sahabatnya, Hajin akan dengan senang hati pergi dari tempat ini secepat mungkin dan melupakan semua kejadian yang terjadi baru saja. Jadi setiap kelakuan konyol oleh sahabatnya itu hanya bisa ia tanggapi dengan tertawa dan melupakan semua hal yang membuat Hajin resah. Untung saja, tunggal keluarga Kim tidak tertular dengan pola makan Wonhui. Sepertinya kalau pemuda itu mengikuti lomba menghabiskan makanan, Wonhui akan menang.

Mulutnya sebelas dua belas sama vacuum cleaner.

Dengusan kecil keluar sambil berusaha tersenyum kecil karena membayangkan seorang Wonhui tersedak oleh potongan daging ayam. “Sepertinya melihatmu mati keselek ayam itu jauh lebih menyenangkan.” Jawabnya dengan nada bercanda. Karena jujur saja, jika media menangkap berita seperti itu pasti judul yang keluar akan lebih lucu lagi. Contohnya, ‘ditemukan mayat laki-laki model bersama paha ayam berada di tangan,’ dan entah kenapa juga Hajin bisa berpikiran seperti itu.

Mungkin butuh sebuah hiburan.

“Wonhui, kalau mau bertanya satu per satu.”

Iya, Hajin juga heran kenapa masih saja memberikan komentar jika sudah tahu kelakuan sahabatnya itu, ya begitu. Tidak jarang perdebatan kecil terjadi di antara keduanya. Tapi pada ujungnya semua akan dianggap sebagai hiburan semata dan beberapa yang lucu akan tetap terus diingat. “Tidak kok, aku tidak sedih.” Kembali lagi Hajin mengutarakan sebuah kebohongan. Ayam ditangannya berusaha disantap dengan tidak semangat. Ia sebenarnya tidak mau jadi perusak suasana disini. Jadi lebih baik ia tidak perlu cerita apa-apa.

--------------------
DUDE
you, do you wish me to not doing well? The answer is no, I can't. I still have a lot more to achieve. If you take a look inside of myself and keep going deeper, you'll find new challenges within. Umm, Adiós. Everyone who watches me always set up pouring applause
PM
^
Ong Wonhui
 Posted: Dec 8 2017, 09:06 PM
Quote
send pm // Offline
61 posts
19 years old
model & maba K-Arts; School of Drama
ID: bumble.hui
too young to understand love
Rookie

990 points
Awards: 2



Kok Hajin jahat banget, malah doain Wonhui mati keselek ayam.

"Nanti kualat lho, malah Hajinnya yang keselek paha ayam nanti, lihat saja!" Ngomong begitu, terus lanjut seruput lagi ramyunnya. Ah, enak banget. Kenapa sih ramyun itu enak banget. Nggak nyesel deh Wonhui balik ke korea, kalau nggak, pasti nggak tahu deh kenikmatan ramyun. Suhu udaranya juga mendukung untuk meminum pelan-pelan kuah hangat nan pedas itu, ditambah ayam goreng makin-makin sedap saja. Ini Wowon bukannya sedang mendeskripsikan iklan cf lho ya, tapi memang ini enak banget.

Sering-sering ajak Hajin begini deh, keluar dari pengawasan manajer hyungnim mereka, lalu curi-curi makan. Kalau sampai wajahnya bengkak besok karena kebanyakan makan ramyun, ya salahin Hajin juga.

"Iya, ini tanya satu-satu kok." Bicaranya sudah jelas tuh. Paling nggak sudah dituruti kan maunya Hajin; makan dulu baru bicara. Tapi Wonhui jadinya lama nih balas pertanyaannya Hajin, soalnya harus makan dulu, kunyah dulu baru deh jawab. "Ngomong-ngomong, kok ramyunmu nggak dimakan." Lirik ramyun milik Hajin, dari tadi sahabatnya itu hanya mengangkat satu paha ayam yang bahkan belum habis dikunyah. Lama amat sih makannya, Wonhui yang lihat jadi nggak sabaran.

Wonhui bersedia loh, kalau ramyunnya dikasih ke dia.

Masih muat nih perutnya.

"Bohong banget," ambil satu paha ayam lagi, "kamu bilang begitu tapi wajahmu kelihatan sedih begitu." Gigit dagingnya. "Cerita saja sama Wonhui biar lega."

--------------------
PM
^
Kim Hajin
 Posted: Dec 8 2017, 09:45 PM
Quote
send pm // Offline
65 posts
18 years old
Actor and Student
ID: black_han (friends) // hajimkin (business & others)
..... I'm not talking about it
Rookie

1620 points
Awards: 3



“Iya Won, iya.”

Jawab si tunggal Kim dengan santai. Sudah ke berapa kali kelakuan Wonhui yang seharusnya berhasil membuatnya tertawa, malah gagal. Jujur, ia sudah berusaha tertawa tapi entah kenapa wajah Hajin kali ini berat sekali untuk mengumbar sebuah senyuman kecil. Isi kepalanya terlalu penuh, dari suneung, pekerjaan selanjutnya, perbincangan dengan umma dan banyak lagi. Bisa dilihat dari beberapa contoh tadi, Hajin tidak memiliki kebebasan yang diinginkan sejak ia kecil hingga sekarang. Semua telah diatur.

“Hah? Oh—”

Saking terlalu banyak pikiran, Hajin sampai lupa dengan keberadaan ramyun yang tadinya masih mengeluarkan uap dan sekarang perlahan mulai menghilang. “Memangnya kamu masih mau?” Dan entah kenapa juga Hajin masih bisa bertanya jika sudah tahu jawabannya? Benar-benar otaknya sedang kacau memikirkan bagaimana hidupnya kedepan nanti. “Makan saja kalau kau masih lapar.” Perut bocah Ong itu lebih elastis dari karet, entah terbuat dari bahan apa.

“Masa?”

Ia sebenarnya cukup terkejut dengan pernyataan sahabatnya yang lantang. Walaupun mereka bersahabat dan bisa bersikap bebas sesuka hati, terkadang ada saat dimana Hajin akan menutup diri dari semua orang termasuk Wonhui ketika sedang merasa sedih. Entah kenapa, itu selalu otomatis dan sekarang Wonhui berusaha membuatnya bercerita. Dengusan kecil keluar, kelereng cokelat gelapnya kembali melihat potongan paha ayam di tangan.

“Kalau aku sedih aku pasti sudah menangis, Wonhui.”

Dimana itu hanya mungkin terjadi saat syuting saja.

--------------------
DUDE
you, do you wish me to not doing well? The answer is no, I can't. I still have a lot more to achieve. If you take a look inside of myself and keep going deeper, you'll find new challenges within. Umm, Adiós. Everyone who watches me always set up pouring applause
PM
^
Ong Wonhui
 Posted: Dec 10 2017, 10:55 AM
Quote
send pm // Offline
61 posts
19 years old
model & maba K-Arts; School of Drama
ID: bumble.hui
too young to understand love
Rookie

990 points
Awards: 2



Hajin aneh deh hari ini.

Wonhui ingat kalau baru beberapa jam yang lalu Hajin masih seperti Hajin yang biasanya tapi sekarang ini kok sahabatnya itu terlihat murung. Seperti ingin makan ramyun dan ayam gorengnya tapi nggak bisa karena ada sariawan besar sekali dalam mulutnya, makanya sampai murung begitu. Wonhui juga pernah loh begitu; punya sariawan besar di mulutnya mau makan bubur saja susah. Ingin menangis rasanya. Nah mungkin itu juga yang sedang dirasakan sama Hajin sekarang, hehe.

Tuh kan ditanya mengenai ramyun saja nggak langsung dijawab tapi bengong dulu Hajinnya. Bahkan sampai diberi tuh ramyunnya buat Wonhui, bengong dulu dong ia. Karena, ini beneran?? Hajin nawarin ramyun yang sebegini berharganya? Kasihan sekali sih ramyunnya! Kuahnya sampai sudah begini sedikitnya karena pemiliknya nggak menyantapnya sedari tadi.

"Aku sih masih lapar," padahal ramyun miliknya sudah habis dan ayam goreng yang dilahap sudah berjumlah lebih dari tiga. Lapar apa rakus. "Tapi kalau Hajin mau makan ramyunnya, Wonhui nggak bakalan makan, itu kan punyanya Hajin." Sudah ditraktir sedikit tahu diri lah. Jadi lain kali, Hajin nggak bakalan kapok mentraktirnya lagi, hehe.

"Tapi kamu nggak nangis, Jin-ah."

"Kamu nggak senyum dari tadi, Hajin yang kukenal tuh masih bisa senyum meski nilai ujiannya jelek sekalipun." Wonhui memang agak lemot, tapi kan sudah kenal Hajin lama, masa perilaku sahabatnya saja, ia tidak tahu. Beda dengannya sih yang kalau dapat nilai jelek sudah pasti bakalan berhuhuhu di tempat. Takut dimarahi eomma soalnya.

--------------------
PM
^
Kim Hajin
 Posted: Dec 10 2017, 11:59 PM
Quote
send pm // Offline
65 posts
18 years old
Actor and Student
ID: black_han (friends) // hajimkin (business & others)
..... I'm not talking about it
Rookie

1620 points
Awards: 3



Dasar vacuum cleaner

Pikiran Kim Hajin langsung tertuju kesitu ketika mendengar sosok sahabatnya masih merasa lapar. Untung sahabat, kalau bukan—mungkin sudah ditinggal dari awal melihat cara bocah itu melahap ayam dan ramyun secara bersamaan tanpa mengenal nafas. “Sudah, makan saja.” Toh juga tidak ada ruginya juga jika ramyun dia di makan. Masih ada satu potong ayam yang dari tadi sulit dihabiskan karena nafsu makannya tiba-tiba menghilang.

Tangannya membawa mangkuk ramyun mendekat ke Wonhui tanpa menunggu persetujuan. Ya Hajin juga mana tega melihat orang masih kelaparan begitu. Lumayan juga sih kalau tidak memakan ramyun itu berarti ia tidak perlu bermasalah dengan manajer hyung nim. “Jadi—aku harus apa?” Ia tanya balik. Lagi-lagi Ong Wonhui memberikan rentetan pertanyaan yang membuatnya menghela nafas.

“Aku bisa gila kalau nilai ulanganku jelek, tahu.”

Tangannya memberikan tabokan pelan pada punggung Wonhui. Tanpa sadar senyuman kecil keluar. Selalu saja pemuda Ong itu ada cara untuk membuatnya terhibur tanpa ahrus berusaha sama sekali. Tapi senyuman itu tidak berlangsung lama. “Aku hanya lelah Wonhui-ah.” Dengan kerjaan, sekolah dan semua yang terjadi dihidupnya sekarang ini.

This post has been edited by Kim Hajin: Dec 11 2017, 12:00 AM

--------------------
DUDE
you, do you wish me to not doing well? The answer is no, I can't. I still have a lot more to achieve. If you take a look inside of myself and keep going deeper, you'll find new challenges within. Umm, Adiós. Everyone who watches me always set up pouring applause
PM
^
Ong Wonhui
 Posted: Dec 11 2017, 07:22 PM
Quote
send pm // Offline
61 posts
19 years old
model & maba K-Arts; School of Drama
ID: bumble.hui
too young to understand love
Rookie

990 points
Awards: 2



Yay, ramyeonnya jadi buat Wonhui!

Wonhuinya nggak salah dengar kan ya itu? Hajinnya bolehin tuh ramyunnya dihabiskan sama Wonhui, benar kan? Makan saja, katanya. Ditawarkan begitu, nggak baik kalau menolak, mendingan langsung dimakan sebelum jadi dingin benar dan kuahnya menghilang di balik mienya nih. Soalnya ini sudah hampir hilang gitu karena Hajin nggak makan-makan sebelumnya deh. "Gomawo!" Tanpa menunggu, mangkuk ramyun Hajin diambil dan isinya pun mulai diseruput pelan.

Tak butuh waktu lama untuknya mengunyah ramyun yang bukan miliknya itu hingga tinggal setengah saja porsinya sekarang ini. Besok mukanya bisa bloating beneran nih huwe, ya sudahlah sekarang dipuas-puasin saja dulu. Kalau mau dimarahi, sekalian saja jangan tanggung-tanggung.

"Hahus hapa himana." Ngomong sambil makan lagi, sudah kebiasaan. Sulit dihilangkan. Lagipula ramyunnya enak banget, sebentar lagi juga pasti bakalan habis. Hajin pakai ngomong-ngomong nilai ulangan jelek segala, ngejek Wonhui nih?! Nilainya kan juga nggak bisa dibilang bagus tahu. "Hahin-hah," telan dulu, nanti dimarahi Hajin. "Kalau lelah mah nggak hanya kamu saja kok. Aku juga capek banget, sebentar lagi mau suneung tapi harus tetap kerja. Aku nggak berani bilang nggak sama eomma, takut dimarahi."

Galak tahu, eomma itu.

"Tapi kalau memang lelah ya nggak usah dipaksakan juga," Wonhui tahu kok dimana batas sahabatnya itu, "aku nggak suka lihat senyuman kamu yang dipaksa begitu, mendingan Hajin yang biasanya. Kan Hajin punya Wonhui yang bisa jadi tempat curhat kalau ada apa-apa!"

Nyengir lebar sembari membuka dua tangan lebar-lebar, satu tangan masih menggenggam paha ayam ngomong-ngomong.

"Jadi, jangan sedih lagi ya!"

--------------------
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Pages: (2) 1 2 
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.