WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Kim Sena, CITIZEN/FEMALE/1999/DONE
Kim Sena
 Posted: Oct 25 2017, 11:10 PM
Quote
send pm // Offline
1 posts
18 years old
pelajar
ID: geurodoragoyo
single
New Citizen

120 points
Awards: None


KIM SENA
CITIZEN, Seoul, 22 September 1999


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Sena, Kim Soshim (keluarga).
Tinggi/berat (cm/kg): 165 cm, 49 kg.
Status: Belum menikah
Nama wali: -
Hobi: Membaca novel fantasi atau young adult, mendengarkan musik (terutama folk), bermain-main dengan kucing (seringkali disertai dengan street-feeding, tapi sesungguhnya dia lebih senang bermain-mainnya).
Hal yang disukai: Musik folk (favorit: Akdong Musician, Yozoh, Summershade, 10cm). Kucing (terutama yang ras, terutama lagi scottish fold, namun sesungguhnya Sena tidak pernah pemilih akan hal ini). Dimanja, terutama oleh keluarganya. Dia sudah tidak pernah mengungkapkan hal ini lagi karena takut dianggap kekanak-kanakan, namun sesungguhnya dia suka sekali didongengi sebelum tidur.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Hantu. Lowkey benci tidak diperhatikan/tidak dianggap.
Deskripsi sifat karakter:
Seperti anak bungsu biasanya, Sena memiliki natura manja dan senang diperhatikan. Keterikatannya pada masa lalu membuatnya memiliki sesi melankolis, namun hal itu berusaha ditutupinya dengan baik dengan keriangannya. Quite the social type: friendly, suka banyak mengobrol (dalam artian cerewet), namun sesungguhnya di balik itu semua, dia punya lingkup zona nyamannya sendiri, yakni keluarga dan beberapa teman paling dekat di mana dia bisa dengan bebas mengutarakan banyak hal. Hal itu membuat lingkup pertemanannya lumayan lebar, namun tidak dalam. Rajin dan tekun, terutama dalam hal belajar, dan perilakunya cenderung manis. Punya fashion sense yang cukup baik. Family-oriented. Quite a hopeless romantic.


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"

Sena berpikir, sebentar, kemudian menyeletuk. "Kepo banget ya?" kemudian tertawa. "Keluargaku begitu-begitu saja, senang iya, bahagia iya, kalau ada yang lagi berantem jadi bikin takut juga iya. Ayah dan Ibu kalau ada kasus jadi sering pulang malam, kadang-kadang nggak pulang, jadi di saat itu aku cuma tinggal bersama Seyeong-oppa. Tapi Seyeong-oppa setelah kuliah jadi suka sibuk juga, hmm," benar-benar berpikir, kali ini. "Rumah jadi lebih sepi. Kalau sudah begitu aku jadi sengaja berlama-lama di hagwon saja. Lumayan kan, belajar lebih lama, nggak ada ruginya. Walau jadi pulang malam sih..."

Kemudian ia terdiam beberapa menit. Ketika pewawancara ingin menanyakan hal lebih lanjut, gadis bungsu keluarga Kim itu kemudian mencerocos, seakan baru ingat apa yang ingin dia katakan sebelumnya. "Tapi sesungguhnya kami sering berkumpul kok! Setidaknya, hmm... sekali dalam dua minggu? Seperti quality time untuk keluarga, begitu. Sering liburan juga. Jadi jangan khawatir!"

((KDK: Ayahnya hakim dan ibunya pengacara. Kakaknya sendiri, Seyeong, kini seorang mahasiswa, sehingga Sena yang merupakan anak bungsu dan termuda di keluarga lama-lama menyadari kalau keluarganya lama-lama mulai berubah dan dia berusaha untuk lebih mandiri: tidak lagi rewel ketika tidak ada orang di rumah, misalnya, ataupun tidak meminta diantar ke mana-mana oleh orangtua maupun kakaknya sendiri dengan alasan takut membebani. Tapi toh, kehidupannya juga tidak sesedih itu. Sebagaimana orang-orang biasanya, mereka lebih mudah mengingat kesedihan dibanding kesenangan, kan?))

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"

"Menyenangkan, tentu saja!" ia tersenyum, lebar sekali. "Aku sering bermain dengan kakakku, tapi karena itu juga bisa dibilang jadi sering berantem? Biasanya kalau sudah begitu, aku suka ngambek. Ngumpet di bawah meja belajar, atau meja makan. Pernah, sekali, aku ngambek parah sampai sembunyi di bawah tempat tidur, sampai dicari-cari selama dua jam. Dua jam itu aku habiskan untuk... tidur. Ketiduran, sih, lebih tepatnya..." dari sorot matanya, dapat terlihat gadis bungsu Kim tersebut sedang mengenang. Kemudian, ia cemberut. "Setelah itu, aku jadi dipanggil Kim Soshim..."

((KDK: Soshim = petty. Seperti anak bungsu biasa yang dekat dengan kakak lelakinya, Sena adalah anak perempuan yang manja dan suka bergantung pada kakaknya, Kim Seyeong, sehingga bisa dibilang sampai setelah Seyeong masuk universitas, Sena sering sekali menempel pada kakaknya di muka umum. Sekaran intensitas "menempel" itu jauh berkurang, namun mereka masih suka jalan bersama jika Seyeong mengajak.))

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."

"Aku, sama sekali nggak pernah mikir tentang hal ini, tipe orang yang kusukai, semacam itu." Sena mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah, membentuk gestur berjanji a la boyscout. "Kehidupan cintaku juga menyedihkan, soalnya laki-laki yang dekat denganku, bahkan yang cuma teman, suka diusir oleh Seyeong-oppa. Bagaimana ada yang mau mendekati?!" setengah curhat, kata-katanya yang diakhiri dengan nada tak habis pikir tersebut. "Walaupun aku pernah pacaran juga sih, sekali dua kali. Tapi nggak pernah lama, ditentang oppa terus, jadi… ya sudah..."

((KDK: Setelah sadar kalau hubungan percintaannya selalu kandas karena kakaknya, Sena tidak pernah lagi menunjukkan bahwa dia menyukai seseorang dan menyimpannya pada diri sendiri saja, karena dia tahu kakaknya pasti tidak akan suka. Ujung-ujungnya, patah hati sendiri. Namun saat ini, dalam usahanya untuk menjadi mandiri, Sena sedang dekat dengan seorang lelaki walau tidak tahu akan berujung ke mana. Ini rahasia, tentunya.))

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"

"Masih pelajar, tentu saja. Aku nggak pernah juga aneh-aneh, karena pelajar kerjaannya ya belajar.... Kehidupanku kini terpusat pada tiga hal: rumah, sekolah, hagwon," ia mengacungkan tiga jari, melipatnya satu-satu untuk berhitung, sebagai penekanan atas apa yang dia katakan. "Kalau aku nggak ada di rumah, pasti aku ada di hagwon. Gitu aja, sih. Kalau masalah prestasi..." keningnya berkerut. Sena tidak begitu suka ditanyai hal ini. "Prestasiku biasa."

((KDK: Sena tidak terlalu pintar, namun rajin. Selama ini ia selalu masuk ranking sepuluh besar di kelasnya, namun selama dua tahun ini tidak ada peningkatan dan membuat goal akademisnya tidak tercapai meskipun dia sudah merasa belajar gila-gilaan, sehingga lama kelamaan, bisa dibilang, she's selling herself short.))

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."

"Rankingku naik, masuk kuliah yang baik, apa ya... Aku belum kepikiran mau masuk jurusan apa, tapi kayaknya hukum jurusan yang bagus." Yang itu, mencontoh ayah dan ibunya. "Oh, Kim Sena sedang mencoba program hidup mandiri! Doakan, ya?"


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.

Sena rasa, dia sudah memasukkan barang itu, setidaknya pada satu hari pada minggu kemarin pada setiap tas yang ia punya, namun apa yang dia cari ternyata tidak terlihat barang sesenti pun, sama sekali. Gadis bungsu keluarga Kim tersebut bahkan sudah berusaha mencari mulai dari gaya mencari paling berantakan khas anak yang sedang panik, hingga pelan-pelan karena takut matanya yang sedang seliwer atau bagaimana. Harusnya barang itu ada di sana, ia tahu betul, mungkin tersembunyi di balik kantung-kantung di dalam tasnya… namun barang yang biasanya ia lapisi dengan karton putih tersebut tidak tampak sama sekali.

Hal ini membuatnya ingin menangis. Masalahnya, Kim Sena sedang berada di hagwon, dan bukan apartemen nyaman yang dihuninya bersama ia dan keluarganya. Sudah lewat jam kelas tambahan, pula—ia sudah melambaikan tangan kepada teman-temannya yang tak sabar untuk pulang ke rumah, demi beberapa jam waktu belajar mandiri. Ruangan ini sendiri sepi, dan walaupun masih ada opsi meminta barang tersebut kepada seseorang, di ruangan ini rasanya tak ada yang Sena kenal. Teman-temannya sudah pulang semua, dan dia terjebak di tempat ini, dengan balutan seragam sekolah dan jaket yang menutupi roknya yang memiliki… noda, di bagian belakang.

Nah, kamu tahu apa masalahnya sekarang, kan?

Frustasinya sudah sampai tahap ingin menangis. Sena tahu bahwa dia harus pulang, tapi… tanpa barang itu, akan sangat riskan untuk pulang. Sempat berpikir untuk menelpon sang kakak untuk menjemput sambil membawakan barang itu, tapi nanti Sena malah merepotkan Seyeong-oppa, yang kalau tidak salah hari ini sedang sibuk di kampusnya. Padahal, maunya dia berada di hagwon sampai di luar batas jam pelajaran kan supaya dia tidak merasa sendirian-sendirian amat, supaya tidak terlalu bergantung pada Seyeong….

Tapi, ini darurat.

Telepon, tidak, telepon, tidak? Atau dia mau jadi tim nekat untuk pergi ke minimarket terdekat, yang mana berjarak sekitar 20 meter dari gedung tempatnya berada?

(Ah, tapi, mana bisa dia berjalan 20 meter dengan keadaan begini…)



This post has been edited by Kim Sena: Oct 25 2017, 11:12 PM

--------------------


“ If I had the universe mapped into the palm of your hand, from every vein in your wrist to the notches of your spine, constellations forming the skin over fragile bone, oceans in lungs and planets in scars — I’D WRAP THE STARS IN THE SOFTNESS OF YOU. ”
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Oct 27 2017, 09:34 AM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


user posted image
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.