WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


Pages: (2) 1 2  ( Go to first unread post )
Closed
New Topic
New Poll

 [FIN] Look, private // prompt 8
Myo Isang
 Posted: Dec 5 2017, 08:56 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
18 years old
Properti keluarga Myo
ID: ranunculus_
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

1860 points
Awards: 7



Hari ini umma dan appa memberikan kabar kepada anak tunggal mereka, kalau hari ini mereka tidak bisa melakukan makan malam bersama karena mendadak ada kerjaan tambahan akibat ada beberapa masalah cukup berat di restoran. Sebentar lagi natal akan tiba, pasti di restoran juga menggunakan tema tersebut untuk menarik banyak pelanggan. Belum lagi menu tambahan khusus edisi natal, jadi Isang selalu mencari celah agar dapat memaklumi kedua orang tuanya yang sibuk dengan karir mereka.

Karena di rumah tidak ada orang, Isang memutuskan untuk pergi keluar. Jika kalian mendengar kata natal, pasti pikiran kalian tidak akan jauh-jauh dari kebahagiaan, kebersamaan dan yang paling ditunggu-tunggu adalah hadiah. Ketika masih kecil dulu, pasti Isang selalu mengharapkan sebuah mainan dan akhir-akhir ini ia lebih baik menaruh percaya pada pilihan orang tua, begitu juga sebaliknya. Langkahnya membawa Isang melewati salah satu taman di tengah kota yang menampilkan sebuah pohon natal raksasa. Disana banyak orang mengambil foto di bawah pohon dan banyak juga hanya lewat saja.

Nah, Isang menjadi orang yang kedua. Setelah puas memandangi sekeliling yang penuh dengan manusia. Tunggal Myo kembali melanjutkan perjalanan menuju salah satu toko sepatu tidak jauh dari lokasi taman, kemudian memutuskan masuk. Langkah jalannya sangat lamban, melihat-lihat juga rak sepatu untuk perempuan demi umma dan mungkin setelah itu bar uke rak sepatu laki-laki untuk ayah. Tangannya pun mengambil satu sepatu berwarna putih, harga masih bisa ia jangkau dan modelnya cukup modis.

This post has been edited by Myo Isang: Dec 9 2017, 05:58 PM

--------------------
I guess I'm hiding my happy heart
Pretending I have no flaws in youth
Make the crooked seems straight

PM
^
Chae Kihyeon
 Posted: Dec 9 2017, 08:38 PM
Quote
send pm // Offline
161 posts
18 years old
pelajar Guro 2.2
ID: kkkhyeon
trying to forget
Citizen

2820 points
Awards: 7



Taman di dekatnya saat itu tengah dipadati banyak sekali orang. Kebanyakan pasangan, lainnya keluarga yang saling bergandengan tangan (ada seorang anak kecil yang berdiri di tengah-tengah ayah dan ibunya dan Kihyeon tanpa sadar menatap cukup lama). Mungkin karena daya tarik berupa pohon natal yang menjulang tinggi dan besar di sana, mengingatkan bahwa natal sebentar lagi akan tiba dan kegembiraan merupakan salah satu hal yang harus dirasakan di tengah suasana kehangatan dalam keluarga.

Diterangi banyak hiasan; lampu-lampu kecil, ornamen yang berkedap-kedip lalu figura-figura mungil dan lucu yang berhubungan dengan natal, pohon natal itu terlihat semakin indah dipandang saja di tengah kegelapan malam. Sendirian ia berdiri di sana, mengamati. Karena suatu hal, ia meminta ijin pulang lebih cepat dari kerja paruh waktunya di Yookery, berjanji untuk menggantikan jam kerjanya yang terpotong di lain hari meski Jaerim menepis seraya berujar tak usahlah untuknya memikirkan hal seperti itu.

Ketika ditanya kenapa, jawabannya hanya cengiran kecil. Kihyeon masih belum bisa memberitahu, ini rahasia.

Sebelum malam kian larut dan toko yang dituju keburu tutup, ia lanjut mengambil langkah. Tak ingin pohon natal tadi menjadi halangan untuknya tinggal lebih lama. Lokasinya tak jauh dari taman tersebut, seingatnya. Kihyeon kebetulan melihat sekali saat berjalan lewat dekat sini dan memutuskan mampir lain kali. Lain kalinya itu ya, sekarang.

Disambut ucapan selamat datang, balasannya hanya anggukan kecil sebelum mengitari rak yang ada satu per satu hingga menemukan sepasang yang menarik perhatiannya.

Tapi, belum sampai diraih, seorang sudah mengambilnya lebih dulu.

"Ah, itu! Aku juga mau lihat!" Refleks ia berucap.

--------------------
i've been crossin' off death wishes
can you blame me for being heartless when I had my fuckin' heart ripped out


PM
^
Myo Isang
 Posted: Dec 10 2017, 05:39 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
18 years old
Properti keluarga Myo
ID: ranunculus_
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

1860 points
Awards: 7



Sebagai anak tunggal di keluarga, Isang selalu memikirkan kedua orang tuanya. Bagaimana nanti jika ia sudah cukup dewasa untuk memulai hidup baru tanpa membutuhkan bantuan lagi dari mereka? Berbeda dengan keluarga yang memiliki dua anak atau lebih. Biasanya anak paling muda masih bisa memberikan kesempatan waktu lebih panjang bagi orang tua agar bisa merasakan mengurus seorang anak. Jadi—entahlah, Isang selalu ingin membalas budi untuk semuanya tapi ia rasa sampai sekarang apa yang ia lakukan belum ada apa-apanya.

Setiap natal dari kecil Isang selalu diberikan apapun yang keluar dari mulutnya tanpa perlu mengkhawatirkan soal harga. Tapi karena sekarang sudah diberi kerja sampingan oleh sang ayah, uang hasil kerjanya itu belum pernah digunakan sepeser pun. Ditabung hingga cukup untuk membelikan barang mahal untuk kedua orang tuanya. Nah, salah satu yang selalu ada dipikirannya adalah sepatu. Tiga anggota keluarga dengan warna sepatu yang sama.

"Ah, itu! Aku juga mau lihat!"

Reflek kepala itu menoleh kepada sumber suara yang merupakan seorang pemuda. Kemudian kembali lagi pandangannya tertuju pada sepatu di tangannya, sebelum diarahkan pada pemuda tersebut sambil memberikan senyuman. “Ini, lihat saja duluan.” Ia pikir masih ada sepatu untuk ayah perlu dicarikan juga, baru habis itu bisa disamakan oleh milik ibu nanti.

--------------------
I guess I'm hiding my happy heart
Pretending I have no flaws in youth
Make the crooked seems straight

PM
^
Chae Kihyeon
 Posted: Dec 11 2017, 04:36 PM
Quote
send pm // Offline
161 posts
18 years old
pelajar Guro 2.2
ID: kkkhyeon
trying to forget
Citizen

2820 points
Awards: 7



Setelah refleks melakukan itu, ia langsung saja menyesal.

Memalukan. Begitu suara dalam kepalanya mengingatkan. Ini bukan arena diskon dimana Kihyeon berhak mendorong yang lain demi mendapatkan barang yang diinginkan (tak pernah juga ia menerjunkan diri dalam hal seperti itu sih, para ahjumma itu menyeramkan, ia jelas kalah). Lagipula, bisa jadi anak laki-laki itu baru hanya melihat, belum bermaksud membelinya langsung. Kalaupun membeli yang sama, mereka juga tak akan saling mengenal kan... mungkin saja tak akan bertemu setelah ini.

Sepatu itu juga mau dibeli untuk Eunkyeol nuna kok. Untuk anak laki-laki... mungkin untuk pacarnya, entah. Jangan sok tahu begitu, Kihyeonie.

"Ah... itu.... maksudku..." Lihat, tangan kanannya sampai terjulur begitu karena hendak mengambil. Begitu sadar, perlahan ditariknya mundur kembali dan beralih menggaruk kepala yang tidak gatal. Bisa dirasakan wajahnya menghangat, apalagi setelah anak laki-laki itu dengan tenang (tidak sepertinya beberapa detik lalu) dan ramah memberikan sepatu yang ia ingin lihat tanpa banyak protes. "Uh... kamu nggak mau lihat sepatunya juga?" Meski begitu, sepatu itu ia terima. Tidak langsung diamati melainkan mengajak berbasa-basi dulu Kihyeon ini karena merasa tidak enak.

"Kalau... mau lihat juga nggak apa-apa, sih."

Sudah terlambat, Kihyeon. Dan tidak kenapa-napa, tentu, ini kan bukan toko milikmu.

"Maaf yang tadi itu, aku refleks."

Haha, bodoh benar.

--------------------
i've been crossin' off death wishes
can you blame me for being heartless when I had my fuckin' heart ripped out


PM
^
Myo Isang
 Posted: Dec 11 2017, 06:26 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
18 years old
Properti keluarga Myo
ID: ranunculus_
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

1860 points
Awards: 7



Sepatu itu memang sepatu pertama yang berhasil menarik perhatian Isang sejak pertama kali memasuki toko, tetapi bukan berarti dengan sekali melihat Isang akan memutuskan utuk membeli. Mau tidak mau jika ingin membelikan sesuatu kepada orang lain, sesuatu itu harus berada sebanding atau melebihi selera orang yang akan diberikan benda tersebut. Untung saja satu keluarga memiliki kecintaan pada warna yang sama, yaitu putih.

Jadi ia tidak perlu lagi pusing-pusing memikirkan warna lain. Toh sampai sekarang mereka bertiga belum pernah menggunakan sepatu dengan warna sama. Sepatu sudah diterima oleh sosok pemuda tadi yang ingin mengambil sepatu sama. “Aku masih bisa melihat yang lain kok.” Ketahuan jarang sekali melihat-lihat barang untuk dibelanjakan. Isang saja baru beberapa langkah masuk saja sudah terlalu banyak pilihan yang ingin dilihat, tapi sepatu itu kebetulan adalah yang terdekat.

“Tidak apa-apa, tadi aku sudah lihat sebentar.”

Tunggal Myo memberikan senyuman setulus mungkin agar meyakinkan pemuda tadi. Berbeda dengan umma, wanita itu pantang menyerah apalagi mengalah jika sudah berhubungan dengan belanja. Ditambah dengan diskon, jangan harap kalian berusaha mengalahkan kekuatan badak yang dimiliki wanita tersebut. Itu bukti jika kerja sebagai pemilik restoran tidak hanya sekedar menggunakan otak untuk memikirkan bisnis ke depannya mau bagaimana.

“Tapi memang sepatu itu bagus modelnya, harganya pun juga terjangkau.”

--------------------
I guess I'm hiding my happy heart
Pretending I have no flaws in youth
Make the crooked seems straight

PM
^
Chae Kihyeon
 Posted: Dec 13 2017, 06:17 PM
Quote
send pm // Offline
161 posts
18 years old
pelajar Guro 2.2
ID: kkkhyeon
trying to forget
Citizen

2820 points
Awards: 7



Itu model sepatu untuk perempuan, dan sosok Eunkyeol nuna merupakan satu hal yang langsung terbersit di benak saat melihatnya. Warnanya putih polos, tanpa hiasan yang terlalu ramai ataupun pernak-pernik lainnya tapi terlihat bagus dan memuaskan bahkan untuknya. Kihyeon sudah dapat membayangkan bagaimana nunanya terlihat amat begitu cocok mengenakannya. Nunanya yang cantik.... juga baik. Kalau Kihyeon belikan begini, ia nggak akan dimarahi dan ditanya dapat uang untuk membelinya darimana kan?

Dari hasil kerja paruh waktunya kok, tentu saja, yang dicicil dan ditabung sedikit demi sedikit hingga terkumpul dalam jumlah yang cukup. Tapi nuna nggak perlu tahu mengenai kerja paruh waktunya itu, nanti Kihyeon dimarahi dan disuruh berhenti malahan karena sudah dapat dibayangkan akan bagaimana jadinya ucapan Eunkyeol nuna itu; masih bisa untuk membayari uang sekolah dan kebutuhan sehari-hari, yang perlu dipikirkannya hanyalah belajar dengan baik. Apalagi ada niatan untuk membayarkan hagwon yang menurutnya tidak perlu itu.

Tidak usah, Kihyeon sampai sekarang masih belajar dengan baik dan peringkatnya pun masihlah dalam tiga besar. Untuk apa memasukkannya ke hagwon. Nanti malahan tidak bisa kerja paruh waktu di Yookery. Padahal dari sana juga Kihyeon tak harus melulu setiap hari meminta uang pada nunanya untuk membayari ini dan itu.

"Oh... begitu..."

Masih garuk-garuk kepala karena tidak enak.

Memang benar kata pemuda itu, modelnya bagus dan harganya terjangkau. Untuk sekarang, meski niatnya membelikan yang mahal sekalipun tapi uangnya mana cukup kan....

"Kamu benar, harganya cukup murah." Dilihatnya label harga yang menandai sepatu itu. "Mau beli kado natal juga ya?" Basa-basi.

--------------------
i've been crossin' off death wishes
can you blame me for being heartless when I had my fuckin' heart ripped out


PM
^
Myo Isang
 Posted: Dec 16 2017, 05:33 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
18 years old
Properti keluarga Myo
ID: ranunculus_
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

1860 points
Awards: 7



Mungkin orang lain akan heran melihat seorang seperti Isang yang mudah sekali mengalah akan segala sesuatu. Dari kecil memang dilimpahkan banyak mainan dan uang sehingga kata kesulitan itu sangat jauh dari kehidupan Isang. Tapi appa ingin anak semata wayangnya belajar mengenai bagaimana kerasnya hidup melalui beberapa hal. Salah satunya adalah ketika masih di Belanda, Isang kecil selalu dibawa ke satu tempat dimana tuna wisma berkumpul untuk mendapatkan makanan gratis.

Dimana tentu saja disitu ayahnya menjadi chef untuk memasak makanan mereka. Dari kegiatan itu Isang belajar untuk merelakan apapun yang bersifat material. Karena barang tersebut hanya akan membawa dia menjadi orang egois dan tidak memiliki belas kasihan. Ibarat kalau ada diskon besar-besaran, maka kalian tidak akan melihat Isang berusaha mendorong orang lain. Ia lebih baik di belakang menunggu ada orang yang membuang barangnya dan itupun belum tentu dia beli.

“Iya.”

Sebenarnya ia melihat gelagat tidak enak keluar dari pemuda tadi. Tapi Isang berusaha memberikan senyuman santai agar memperlihatkan bahwa ia tidak merasa ada masalah ketika pemuda itu reflek mau melihat sepatu yang sama. “Aku rencana beli untuk umma, tapi kalau aku lihat lagi sepatu itu mungkin terlihat terlalu muda untuknya.” Memang sih perempuan pasti ingin selalu terlihat muda, tapi ia juga harus mempertimbangkan ulang apa sepatu itu akan cocok untuk wanita seumur umma.

“Kamu mau beli buat siapa?”

--------------------
I guess I'm hiding my happy heart
Pretending I have no flaws in youth
Make the crooked seems straight

PM
^
Chae Kihyeon
 Posted: Dec 16 2017, 06:31 PM
Quote
send pm // Offline
161 posts
18 years old
pelajar Guro 2.2
ID: kkkhyeon
trying to forget
Citizen

2820 points
Awards: 7



Membeli untuk ibunya, ah begitu rupanya...

Untuk eomma hm, ingat wajah eomma saja tidak. Sudah meninggal sewaktu ia dan Kiseul lahir ke dunia sehingga mana mungkin sempat melihat wajahnya. Nuna masih berkesempatan mengingat meski mungkin sedikit kabur karena juga ditinggal sewaktu masih kecil. Appa, tak usah ditanya. Baginya, sosok tersebut malahan tak pantas diberikan hadiah lantaran meninggalkan mereka bertiga dalam keadaan sulit begini. Bahkan nuna dipaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka bertiga karenanya.

Sampai kapanpun Kihyeon tak akan memaafkan. Kalaupun keluar dari penjara maka bukan urusannya.

Yang membuatnya masih dapat makan dan tidur beralaskan atap hingga sekarang bukan dia melainkan nunanya. Sebab itu memberikan sebuah hadiah kecil seperti ini di hari natal, ia ingin sekali dapat melakukannya. Mereka tak dapat sering-sering melakukan ini, jika bukan hari ulang tahun maka natal. Tapi di hari ulang tahun nuna yang lalu pun, ia tak bisa memberikan hadiah yang menurutnya pantas bagi kakak perempuannya. Nuna pantas mendapatkan yang lebih bagus...

"Tapi bisa juga kok, kalau kamu mau memberikannya untuk eomma-mu."

Menimang modelnya yang polos dan ringan.

"Aku? Untuk nunaku," salah tingkah, Kihyeon tertawa canggung. "Selain toko ini, tahu toko sepatu lain yang bagus tapi harganya terjangkau juga?" Iseng saja bertanya tak ada salahnya kan.

This post has been edited by Chae Kihyeon: Dec 16 2017, 06:35 PM

--------------------
i've been crossin' off death wishes
can you blame me for being heartless when I had my fuckin' heart ripped out


PM
^
Myo Isang
 Posted: Dec 19 2017, 05:17 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
18 years old
Properti keluarga Myo
ID: ranunculus_
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

1860 points
Awards: 7



Saat natal seperti ini, banyak orang memiliki interpretasi sendiri masing-masing. Tidak sedikit yang mengatakan bahwa natal merupakan momen untuk memperkuat dan memperdekat diri ke sisi rohani. Sedangkan, bagi keluarga Myo, natal adalah satu-satunya waktu mereka dapat berkumpul dengan anggota keluarga yang lengkap. Jadi semuanya pasti melakukan sesuatu yang spesial agar dapat diingat kembali setiap tahunnya.

Salah satu kegiatan sebagai pengingat itu adalah tukar kado. Sebenarnya memang mereka tidak melakukannya bertiga saja, kadang mengajak tetangga juga. Tapi untuk kali ini saja Isang ingin memberikan orang tuanya sesuatu dari hasil jerih payahnya sendiri. Tentu saja itu belum cukup untuk para tetangga, makanya itu akan menjadi targe selanjutnya jika yang satu ini berhasil membuat orang tuanya senang.

“Iya, tapi sepertinya aku mau lihat-lihat model lain dulu.”

Ia hanya berusaha ingin mengikuti cara sang umma ketika sedang berbelanja. Segala sudut ruangan pasti dilihat tanpa memikirkan apa tujuan awal dia berbelanja. Tapi Isang tidak ingin sejauh itu, setidaknya jadi tahu model apa saja yang dimiliki toko ini. “Dan sepatu itu pasti cocok kok untuk nunamu.” Senyuman Isang belum pudar.

“Hmm—aku tadi lihat ada di seberang taman sih, mau kesana?”

--------------------
I guess I'm hiding my happy heart
Pretending I have no flaws in youth
Make the crooked seems straight

PM
^
Chae Kihyeon
 Posted: Dec 19 2017, 05:59 PM
Quote
send pm // Offline
161 posts
18 years old
pelajar Guro 2.2
ID: kkkhyeon
trying to forget
Citizen

2820 points
Awards: 7



Belum melihat-lihat model lain. Benar juga.

Baru saja melihat model pertama padahal, Kihyeon ini, tapi langsung tak ingin melepaskan dan yakin benar mau membelinya seolah tak ada pilihan lain yang bisa ditelusuri untuk dipilih lagi. Sepatu putih seperti ini, ia sudah bisa membayangkan bagaimana nuna akan memarahinya karena tak usah membeli pun, nuna masih punya yang bisa digunakan di rumah. Warnanya juga putih, apakah akan cepat kotor...? Tapi Kihyeon benar-benar ingin membelikan, lagipula biarpun ada, sepatu nuna kebanyakan juga sudah dipakai cukup lama...

Fokus selama ini hanyalah memberi padanya tanpa memenuhi kebutuhan milik nuna sendiri, jadi seharusnya dengan ini Kihyeon bisa mengucapkan terima kasih kan?

Belum cukup, sesungguhnya, ini malahan belum cukup. Masih lebih banyak terima kasih yang harus diberinya pada nuna nanti, yang hanya bisa dilakukan setelah lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Sampai sukses, setidaknya. Barulah mungkin setelah itu ia dapat membayar apa yang selama ini sudah nuna berikan padanya.

"Ah... benarkah?" Cocok untuk nunanya, katanya. "Lebih baik ini saja atau hak tinggi ya. Biasa anak perempuan suka yang begitu kan, aku kurang tahu juga," tidak ada Kiseul yang bisa ditanyakan. Adik kembarnya itu ahli dalam hal memilih kado biasanya. "Oh ada juga? Boleh, mau lihat bersama?" Mereka baru bertemu hari ini, tapi Kihyeon merasa anak laki-laki itu cukup baik, ramah pula, "namaku Kihyeon, ngomong-ngomong," sehingga, tak ragu memperkenalkan dirinya lebih dulu.

--------------------
i've been crossin' off death wishes
can you blame me for being heartless when I had my fuckin' heart ripped out


PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Pages: (2) 1 2 
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.