WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Choi Sohee, CITIZEN/FEMALE/1998/DONE
Choi Sohee
 Posted: Mar 20 2018, 12:05 AM
Quote
send pm // Offline
5 posts
19 years old
Mahasiswi Jurusan Edukasi
ID: cshee
single
New Citizen

50 points
Awards: None


CHOI SOHEE
CITIZEN, DAEGU, 18 Oktober 1998


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Sohee
tinggi/berat (cm/kg): 160/50
Status: belum menikah
Nama wali: -
Hobi: Merangkai bunga, mengoleksi tote bag dan ransel, membuat repot kakak-kakaknya.
Hal yang disukai: Wangi aromateraphy, es cokelat, menyelesaikan permainan puzzle, kedua kakak laki-lakinya (walaupun terkadang tidak diakuinya)
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: lagu rock, Merasa kedua oppa nya terlalu ikut campur dalam urusan pribadinya, kalau ayah sudah marah
Deskripsi sifat karakter: Sohee paling patuh dengan ibunya. Selalu diperhatikan oleh kakak-kakaknya terkadang membuatnya menjadi lebih manja. Agak sulit berbaur dengan orang-orang yang tidak dikenalnya. Tipikal ramah tetapi berubah menyebalkan jika ia merasa terancam atau dijahati. Takut dengan ayahnya yang perfeksionis dan sempat trauma karena diperlakukan kasar seperti bagaimana ayahnya membesarkan kakak-kakaknya. Meskipun manja kepada kakak-kakaknya, Sohee masih bisa menempatkan diri saat berada dengan orang lain.

BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"

"Semenjak diterima kuliah aku tinggal sendiri. Tepatnya bukan sendirian karena aku tinggal di share house. Awalnya tidak diperbolehkan dan orang tuaku ingin menyewa apartemen saja. Tapi kan apartemen itu mahal. Lagipula bukankah lebih baik begini? Aku tidak benar-benar sendiri." Sohee sudah memulai cerita. Orang tuanya tinggal di Daegu sementara kakak pertama nya tinggal di Incheon karena sudah mulai bekerja.

"Awalnya sulit sekali beradaptasi." Maklum ya..? Namanya juga baru kenal dan masih saling mengenal satu sama lain. Kalau diingat-ingat saat sebelum masuk rumah untuk bertemu dengan calon orang-orang yang akan tinggal bersamanya dalam jangka waktu yang lama. Deg-deg an parah!

(Ayahnya memiliki pabrik furniture kecil yang dibangunnya sejak sebelum menikah dengan ibunya, seorang guru sekaligus psikologi. Memiliki empat orang anak, dua laki-laki dan dua orang perempuan.)

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
"Aku dibesarkan cukup baik oleh orang tuaku. Tidak semua orang tua selalu membelikan cokelat atau boneka kalau anak-anaknya meminta kan?"

Choi Sohee tumbuh di keluarga yang biasa saja. Kedua orang tuanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan keluarga. Ayahnya membuat dan menjual furniture, sementara ibunya merupakan guru di sebuah sekolah di Daegu. "Oh dan aku dekat dengan kakak-kakakku." Terutama karena Sohee merupakan anak perempuan satu-satunya di rumah sehingga kakak-kakaknya lebih perhatian padanya. Tapi tidak dengan ayahnya yang terkadang mendidiknya keras seperti dua kakak laki-lakinya.

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
Sohee senyam senyum mendengar pertanyaan itu. "Mau tau aja sih hehe." Lalu menyelipkan rambutnya ke belakang telinga. "Aku pernah punya pacar tapi nggak berlangsung lama karna kakakku mengganggu." Padahal waktu itu Sohee masih suka. Bahkan sampai sekarang masih suka terpikir bagaimana kabar laki-laki itu. "Hmm. Orang yang suka membuat aku tertawa?" Meski tadi terasa Sohee tidak mau memberitahukan bagaimana tipe laki-laki yang disukai tapi akhirnya diberitahukan juga kan?

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"

"Aku mahasiswi tingkat satu jurusan edukasi. Aku terinspirasi dari ibuku." Nyengir. "Sebenarnya aku ingin masuk SKY tapi ternyata tidak sejalan dengan yang diinginkan." Sempat kecewa dan mengurung diri selama beberapa hari. Tapi sekarang semuanya baik-baik aja.

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
"Cita-citaku menjadi seorang guru sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Doakan semoga bisa tercapai ya!" Katanya dengan semangat yang tinggi. "Tapi lebih baik kalau doakan aku agar selamat sampai di rumah aja. hehe." Masih sempat-sempatnya bergurau.

ROLEPLAYING SAMPLE

Barusan handuk sekarang sikat gigi.

Sejak tadi Oppa nya yang tertua itu membuatnya geleng-geleng kepala. Memangnya Sohee masih kecil hingga harus diingatkan hal kecil begitu? Jadi teringat susahnya minta ijin untuk ikutan camping atau ikut kegiatan sekolah yang diharuskan menginap. Padahal orang tuanya sudah setuju lho tapi kakak-kakaknya ini malah lebih repot. Malah katanya mau nyamperin setiap hari. Tentu aja Sohee nggak mau! Enak aja. Adanya di ceng-cengin bawa satpam ke sekolah.

"Udah deh oppa ini udah semua kok." Ngomongnya sok bisa melakukan semuanya sendiri. Tidak sadar kaus kaki belum masuk ke dalam tas. Oppa bela-belain datang dari Incheon ke rumah hanya untuk membantu dirinya mengepak barang. Semenjak Sohee diterima di universitas di Seoul membuat kakak-kakaknya berisik. Katanya kenapa nggak di Daegu aja lebih deket rumah. Namanya ingin merantau kan. Terus merasakan bagaimana tinggal di kota.

"Ah ini ketinggalan." Kopernya sudah dikunci dengan angka-angka dan baru tersadar masih ada barang yang belum masuk. "Sudah-sudah tidak usah oppa. Aku masukkan ke dalam ransel aja." Daripada repot harus buka koper, masukkan kaus kaki dan menutup kembali. Ah. Itu butuh usaha yang sangat maksimal. Oppa sudah mau membuka koper tapi kaus kakinya sudah dijejalkan ke dalam ransel.

Sekali-kali ingin memberi kesan kalau Choi Sohee bisa memutuskan sesuatu. "Oppa jangan sering-sering ke rumah sana ya." Meskipun terhitung jauh tapi lebih dekat Incheon ke Seoul daripada dari Incheon ke Daegu kan? Nanti kalau tiba-tiba setiap dua atau tiga hari oppa nongol di depan rumah kan gak lucu. Oppa menolak idenya. Memang sudah tahu nggak akan didengerin juga sih.

"Iya iya aku nggak macem-macem." Gimana macem-macemnya? Kadang pulang malem karna nonton konser aja langsung disamperin. Kan bikin gak enak sama temen. "Tapi oppa anterin aku dulu ya sebelum kembali ke Incheon." Baru bilang gini aja jantungnya udah berdegup kencang. Takut tidak bisa berbaur dengan orang-orang disana nanti.
PMEmail
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Mar 21 2018, 10:20 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.