WBEnt x Seoul 2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Park Sunhee, Citizen / Female / 1992 / Done
Park Sunhee
 Posted: Apr 24 2018, 12:31 AM
Quote
send pm // Offline
1 posts
26 years old
Assistant Animal Caretaker
ID: copasetic
not looking
New Citizen

10 points
Awards: None


Park Sunhee
CITIZEN. Gunpo, January 30th 1992


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Sunhee
tinggi/berat (cm/kg): 168cm/49kg
Status: belum menikah
Nama wali: -
Hobi: mendengarkan musik, menonton film, merajut, menyulam
Hal yang disukai: barang gratisan, diskonan, bersenang-senang dengan teman, indie music and lo-fi hiphop, film jadul (awal 2000-an ke bawah, baik 3D maupun 2D), a good and romantic vanilla sex scene.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: ibunya, dikekang dan diatur-atur, being lonely, orang yang tidak menghargai atau mentah-mentah menolak pendapatnya, sex scene which include elements of BDSM, kink, or fetishism.
Deskripsi sifat karakter: Everybody’s friend and nobody’s best friend. Supel namun tertutup, dia adalah seseorang yang tidak memiliki kesulitan untuk memperkenalkan diri dan membangun konversasi kasual dengan orang asing, namun dia bukan seseorang yang mudah membuka diri pada orang lain. Berpegang pada prinsip NSA: No Strings Attached. Menyukai kebebasan dan tidak suka dikekang atau diatur-atur oleh orang lain. Mandiri dan cenderung melakukan segala hal dengan caranya sendiri. Berpikiran terbuka dan menjunjung tinggi keadilan. Tidak takut untuk mengungkapkan pendapat atau memperjuangkan apa yang dia percayai sebagai kebenaran. Keras kepala. Somehow aloof—but she proud to be a hipster.


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
Sunhee mendengus pelan, “Biasanya orang tidak bertanya soal keadaan keluarga,” jemarinya mengetuk-ngetuk tepian meja, ia berpikir sejenak. “Aku tinggal sendirian di Seoul, sudah tiga… atau empat tahun ya? Aku lupa. Aku tidak punya saudara dan orangtuaku tinggal di Gunpo. Lalu… apa lagi yang ingin kau ketahui?”

(Ayah Sunhee adalah seorang karyawan pabrik biasa yang sesekali mendapat tugas membantu proyek di luar kota, biasanya berminggu-minggu sampai berbulan-bulan lamanya. Ibu Sunhee adalah seorang karyawan kantoran biasa, mengurusi bagian administrasi dan keuangan. Keduanya bekerja sejak sebelum Sunhee lahir sampai sekarang. Sekilas keluarganya terlihat baik-baik saja kendati kondisi ekonomi keluarga memang pas-pasan. Terkadang orang tuanya bertengkar perihal masalah finansial, namun ketiganya tidak pernah sampai bertengkar hebat.)


"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)
“Biasa saja. Ayah dan ibuku sibuk bekerja, jadi selain di sekolah aku cukup banyak menghabiskan waktu bermain di rumah teman atau menonton kartun sendirian di rumah. Yah… yang menyenangkan ada, yang tidak menyenangkan juga ada.”

(Dari segala hal kecil yang tidak menyenangkan di hidupnya, satu hal yang sangat traumatik bagi Sunhee adalah perselingkuhan sang ibu yang diketahuinya tiga tahun lalu. Dimulai dari hal-hal kecil yang membuatnya terganggu dan curiga, berakhir dengan Sunhee mendapati suggestive messages dari pria tak dikenal di ponsel ibunya. Sejak saat itulah Sunhee jadi membenci ibunya sendiri. Namun Sunhee tidak memiliki keberanian untuk memberitahu ayahnya perihal perselingkuhan sang ibu, sehingga ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu apa-apa dan pergi merantau ke Seoul untuk menghindari kedua orangtuanya.)


"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)
Pfft!” Sunhee tertawa hingga bahunya turun-naik. “I’m no good at things like that. Aku single sejak lahir, percaya tidak? Dan aku tidak bisa menjelaskan orang seperti apa yang membuatku tertarik, karena kalau aku suka ya suka saja?”

(Masa-masa jatuh cinta layaknya gadis remaja pada umumnya tentu pernah ia alami. Namun Sunhee tidak pernah punya pacar, mungkin karena gadis hipster dan eksentrik seperti dirinya dianggap aneh dan tidak menarik? Sunhee sendiri tidak pandai dalam mengungkapkan hal yang bersifat emosional. Swings both ways, tetapi kasus perselingkuhan ibunya menumbuhkan rasa tidak suka terhadap laki-laki (ia sangat jijik terhadap pesan-pesan sugestif yang dikirim selingkuhan ibunya dan ia jadi ikut jijik membayangkan semua laki-laki seperti itu—thus, malah membuatnya jadi malas terhadap laki-laki secara general). Jadi untuk saat ini Sunhee cenderung lebih tertarik kepada perempuan.)


"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
“Aku cuma seorang asisten perawat hewan di sebuah klinik dan toko hewan. Bukan pekerjaan besar, gajinya pun. Tidak ada yang bisa dibanggakan dari itu.” Sunhee mengangkat bahu dan tanpa ia sadari salah satu sudut bibirnya juga ikut terangkat, pertanda ia menganggap dirinya sendiri begitu menyedihkan.

(Sunhee adalah lulusan Ilmu Komputer Universitas Kyonggi. Dulunya ia adalah mahasiswa yang biasa-biasa saja. Masuk jurusan Ilmu Komputer karena terlihat keren, tapi berakhir menyesal karena ternyata hasratnya bukan di sana. Selama setahun di Gunpo dan Suwon, serta tiga tahun di Seoul, Sunhee sudah mencoba berbagai macam pekerjaan namun semuanya bukan pekerjaan yang menjanjikan jenjang karir, pun bukan pekerjaan yang membuatnya betah. Saat ini pun Sunhee sedang berpikir untuk resign dan mencari pekerjaan baru.)


"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
“Haha! Tentu saja tidak—belum cukup.” Sunhee tertawa. Ia berpikir bagian mana yang cukup dari tinggal di studio apartemen dengan gaji pas-pasan. “Apa ya…? Mungkin cita-citaku adalah menang undian atau lotere? Intinya sih punya banyak uang tanpa harus berusaha dan bersusah payah seperti sekarang, haha.”


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.


“Mereka balikan?!!”

Sunhee menoleh dengan kening berkerut, nampak tidak percaya atas apa yang baru saja didengarnya. Duduk di sampingnya dan sibuk mengusap layar ponsel pintar ialah Lee Seohyun, mereka berdua sudah nyaris setahun saling mengenal. Sementara yang sedang dibicarakan adalah Kim Sooyoung, gadis yang lima bulan lalu bergabung dalam lingkaran kecil mereka. Seohyun membawa berita bahwa Sooyoung kembali ke dekapan kekasihnya yang menurut Sunhee sangat berengsek. Kabar itu tentu saja sangat tidak masuk akal bagi Sunhee. Alasannya?

“Setelah laki-laki itu memperlakukannya seperti hewan peliharaan?!” Sunhee masih belum bisa memercayainya. Seohyun hanya mengangguk, nampak sudah tidak peduli dengan bahan pembicaraan mereka. “She’s so f*cked up.” Sunhee menggeleng, bir yang tersisa dalam gelasnya kemudian dihabiskan. Ia menarik napas dalam-dalam, membiarkan aroma minuman keras dan asap rokok elektrik beradu cepat masuk ke paru-paru.

Napasnya dihela, “Apa yang dia harapkan dari laki-laki yang bahkan nggak membiarkannya pergi ke klub? Laki-laki itu bahkan nggak percaya pada kita, dasar berengsek.” Frasa terakhir diucapkannya sambil menatap bartender kikuk di belakang bar. Bartender tersebut langsung mengalihkan pandangan kendati pastinya tidak mendengar dengan jelas apa yang baru saja Sunhee katakan. Lantai dansa sedang panas-panasnya, kamu tidak akan bisa mendengar apa-apa kecuali kamu berbisik dengan keras seperti yang tadi Seohyun lakukan pada Sunhee. Gadis itu bahkan tidak yakin Seohyun mendengar racauannya, terlebih temannya itu sedang sibuk sendiri, Tinder-ing, barangkali.

Oleh karena itu Sunhee menelan ludahnya kembali. Meracau sekarang juga tidak ada gunanya karena Sooyoung sudah membuat pilihan, yang mana kembali ke tangan pacarnya yang berengsek itu. Sunhee sudah sering menasehati gadis itu, mengatakan bahwa pacarnya kelewat posesif, bahwa hubungan keduanya sudah terlalu toksik, tapi apa yang Sooyoung lakukan? Keduanya baru seminggu putus, dan Sunhee berpikir bahwa ia telah membimbing Sooyoung ke jalan yang benar. Rupanya tidak.

Ah, inilah sebabnya Sunhee lebih menyukai hubungan tanpa emotional attachment. Kamu bisa kehilangan duniamu seakan-akan mati saat dikhianati, atau kamu bisa tenggelam terlalu dalam sampai-sampai kamu tidak sadar bahwa kamu sudah mati. Sunhee pun bukannya memiliki perasaan peduli pada Sooyoung sebagai teman. Nasehat-nasehat yang diberikannya pada Sooyoung selama ini, secuil kekesalan yang ditunjukkannya hari ini, semua itu hanya karena ia tidak menyukai pacar Sooyoung. Nyatanya Sunhee bukanlah tipe yang banyak bicara, tapi ia sama sekali tidak bisa menahan diri kalau sudah menyangkut laki-laki.

Ha. Memang kecuali ayahnya, di matanya semua laki-laki itu sama saja. Sama-sama berengsek.

This post has been edited by Park Sunhee: Apr 25 2018, 08:26 PM
PM
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Apr 26 2018, 03:01 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.