WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Han Sooyeon, CITIZEN / FEMALE / 1989 / DONE
Han Sooyeon
 Posted: Apr 24 2018, 01:51 PM
Quote
send pm // Offline
3 posts
29 years old
lawfirm's staff
ID:
married
New Citizen

30 points
Awards: None


Han Sooyeon
CITIZEN, 21 Mei 1989


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Sooyeon.
tinggi/berat (cm/kg): 168cm/44kg
Status: Menikah
Nama wali: -
Hobi: Membaca novel, mengoleksi perangko.
Hal yang disukai: Hibiya, mendapatkan kartu diskon, jalan-jalan.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Tidak suka serangga, tempat yang berantakan, kotor, sampah.
Deskripsi sifat karakter: Pemikirannya cukup realistis. Orang yang cenderung menarik napas sangat panjang dan berlari untuk menenangkan diri, ketimbang meluapkan emosinya dalam bentuk kata atau tindakan. Terlalu banyak yang terjadi di dalam hidupnya membuatnya sadar kalau emosi jenis apapun tidak akan mempengaruhi apapun dalam kehidupannya. Pantang menyerah, orangnya berkemauan keras. Terlihat kuat, meski pada faktanya, dia pun seseorang yang cukup mudah untuk bergantung pada orang lain.


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

”Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?”

“Selamat siang, nama saya Han Sooyeon. Saya tinggal dengan suami, kebetulan baru menikah musim semi tahun lalu. Semenjak menikah kami baru mulai tinggal bersama, sebelum ini aku tinggal dengan orang tua asuhku…”

KDK: Orang tua Sooyeon terlibat dalam beberapa skandal di tengah kehidupan yang cukup dipandang publik, ibunya mantan model dan aktris yang meninggal karena depresi, sementara ayahnya terkena dipenjara untuk kasus pembunuhan. Keluarga besar Han merupakan keluarga yang cukup terpandang, mereka sendiri tidak mau ikut campur dengan masalah yang menimpa keluarga Sooyeon, cenderung mencuci tangannya dan seolah memutus hubungan keluarga. Orang tua asuh Sooyeon adalah kerabat dekat dari keluarga kandung Sooyeon. Dikarenakan oleh berbagai konflik di dalam keluarga Han sendiri, Sooyeon pada akhirnya dengan sukarela diasuh oleh orang tua asuhnya.


”Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?”
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)

Perempuan itu berpikir sejenak, mengingat-ngingat sedikit sebelum dia kemudian tersenyum, mulai mengatur jawabannya. “Mengenai itu, tidak ada yang terlalu menarik atau aneh, kehidupan saya semasa kecil biasa saja…”

KDK: Semasa kecilnya dari mulai ia bisa mengingat, Sooyeon terlahir dengan wajah rupawan dari sang ibu. Perawakan sempurna, dan sempat ikut masuk ke dunia modelling di usianya yang sangat belia. Kehidupannya selalu disoroti kamera, dari sosok Ayah maupun Ibu. Namun semenjak tahun 2000, kehidupannya mulai meredup. Ibu yang dipandang dengan pandangan miring soal penyakit bulimianya, Ayahnya yang mulai menuai kontroversi dalam kariernya, sampai pada titiknya tahun 2004 sewaktu ayahnya terlibat kasus pembunuhan dengan dia sebagai tersangka utama, hidupnya seolah mati. Sooyeon hampir tidak bisa pergi ke sekolah, melanjutkan pendidikan, atau pun pergi kemana pun tanpa orang-orang yang tidak berhenti melirik padanya dan membicarakan orang tuanya. Ia sempat depresi di usia yang sangat muda, kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain selain keluarga orang tua asuhnya.


”Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat.”
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)

Pembicaraan seperti ini membuat Sooyeon lantas meliukan kurvanya, sebuah senyuman hadir di bibirnya, merekah, “Saya pernah beberapa kali dekat dengan laki-laki, tapi tidak terlalu berkesan sampai bertemu dengan Hibiya. Sudah bertahun-tahun saling mengenal hingga akhirnya Hibiya melamar…, hmm, Hibiya bisa dibilang orang yang paling sabar dan mengerti saya…,” dan ia menutup bibirnya.


"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"

“Saya bekerja di sebuah Firma Hukum swasta, saat ini masih menjadi salah satu staffnya.” Ironi barangkali, kehidupan keluarga Han berkutat pada dunia Hukum yang akan selalu disorot publik, dia pun, tanpa sadar bergerak di dunia yang sama. Tanpa berniat membuka luka lama, sebenarnya.


"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."

“Hmm, jika saya mengatakan kalau saya ingin punya anak, apakah… terlalu muluk?...” Tertawa, Sooyeon kemudian menutup setengah wajahnya dengan salah satu telapak tangannya. “Mungkin euphoria baru menikah, ingin cepat punya anak… dan tentu ingin kehidupan yang baik untuk anak dan keluarga saya bersama suami.”


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.


“Aku tidak makan malam di rumah malam ini.”

Sewaktu telepon itu diangkat, Sooyeon tengah membenahi pakaiannya di depan cermin. Jam bekerjanya sudah selesai, kini jadwalnya adalah untuk pulang ke rumah atau mampir sebentar ke sebuah supermarket dan membeli bahan panganan seperti biasa. Tapi toilet kantornya menjadi saksi bisu, kalau sedikit sekali, rasanya Sooyeon cukup kecewa mendengar itu lewat telepon dengan nama suaminya tertera di layar ponsel. Teleponnya dia matikan tanpa banyak bicara, ada jeda sesaat dengan Sooyeon bersandar pada dinding wastafel. Sedikit harapannya untuk dapat segera bertemu Hibiya, hari ini cukup melelahkan… sebenarnya. Ada secercah harapan untuk memperbaiki hari dengan pulang dan memasak lagi sembari menunggu suaminya, tapi harapannya pupus di sana.

Sooyeon terbiasa dengan kehadiran Hibiya di sisinya, selama delapan tahun lamanya, dia tidak berniat akan mengganti presensi Hibiya dengan orang lain di tahun berikutnya, dan berikutnya lagi.

Impulsifnya membawa Sooyeon kemari, namun ceroboh sewaktu disadarinya ponselnya tidak bersamanya sewaktu dia sudah duduk di dalam taksi dengan dua kotak makanan yang dibelinya di dekat kantor. Salah satu restoran favoritnya, tapi ia tahu benar kalau pukul segini Hibiya pasti belum makan apapun. Mana lagi yang didengarnya adalah suara terpaksa. Hibiya tidak pernah seperti ini sebelumnya, sehingga rasa kecewa itu luruh menjadi khawatir. Dua kotak nasi di dalam plastiknya dia pegang ragu-ragu, berharap semoga Hibiya tidak begitu khawatir dan bergegas pulang—Sooyeon bahkan belum sampai ke rumah, bagaimana jika ia khawatir?

“Sudah sampai, nona.”

Senyumnya merekah, dilihatnya ke luar jendela kalau kantor suaminya terpampang di depan sana. Karenanya perlahan dia menyodorkan uang cash yang dipegangnya, memberikan sisanya, “Terima kasih sudah membantuku agar cepat sampai kemari, Paman…”

Kiranya seperti itu, dan perempuan itu mulai melangkah ke luar dari dalam taksi dengan satu kantung plastik berisi kotak makanannya.

Beruntung, dia menemukan Kobayashi Hibiya di hadapannya. Senyumnya pun merekah lebih lebar. “Hibiya-kun!”

Dengan sepatu hak tinggi yang masih dipakainya, sebuah dresscode dari kantornya sendiri bahwa perempuan harus menggunakan stiletto, kemudian membuatnya agak kesulitan untuk berjalan cepat-cepat.


Kejutan?


“Hibiya-kun mau pergi ke mana?,” semoga tidak ke rumah, semoga, “Aku… aku datang mengantarkan makanan, soalnya Hibiya-kun bilang tidak akan pulang untuk makan malam?,” senyumnya senantiasa merekah, masih, dengan sepasang tangan menyodorkan kantung plastiknya. Dia masih harus kembali ke kantornya, ada ponsel yang harus diambil.

Tapi, toh, hari ini memang berat, sehingga saat Hibiya meraih tangannya, Sooyeon mendekat untuk menyandarkan kepalanya pada bahu Hibiya.

“Maaf… sebentar saja ya…?,”



--------------------
When you love someone
So much that it overflows It’s so amazing
I hope I can be a little helpful at least I hope I can be your resting place I’ll try to make you feel at peace Whenever you think of me during your busy days You’re such a soft-hearted person Every time you are silently in pain Even if I have to give my all I want to make you smile again **

PM
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Apr 26 2018, 03:13 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


user posted image
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.