WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Yang Subin, Citizen / female / 1992 / DONE
Yang Subin
 Posted: Apr 25 2015, 10:54 AM
Quote
send pm // Offline
327 posts
25 years old
masih bingung
ID: ysbean92
happily in love
Citizen

3270 points
Awards: 7



YANG SUBIN
CITIZEN, Ulsan 11 Desember 1992


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Subin
tinggi/berat (cm/kg): 170/52
Status: belum menikah
Nama wali: -
Hobi: naik gunung, memasak dengan kompor gas portable (sekalipun tidak sedang berkemah), berenang di pantai, memanjat pohon dan duduk-duduk di sana.
Hal yang disukai: berenang di pantai, mi instan, membongkar mesin mobil, kopi
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: kabut, kecoa, ulat (terutama yang berbulu),
Deskripsi sifat karakter: Free-spirited. Tipe perempuan yang mandiri dan lebih suka mengerjakan semuanya sendiri karena tidak ingin berhutang budi kepada orang lain. Menyukai kebebasan dan tidak begitu suka terikat dengan jadwal. Bisa saja mengubah rencana di menit terakhir karena ada hal lain yang lebih ingin dia lakukan. Short-tempered. Mudah marah. Ekspresif. Lebih mudah mengekspresikan dirinya dalam gerakan dan raut wajah daripada kata-kata. Percaya diri saat berada di muka umum, meski tidak selalu punya pikiran optimis. Boyish.


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
"Kedua orangtuaku tinggal di Ulsan. Adikku masih SD, di Ulsan juga. Tidak ada keinginan untuk keluar dari Ulsan padahal sudah kubilang berkali-kali kalau Ulsan terlalu pengap untuk mereka berdua yang sudah tua, terlalu banyak pabrik. Katanya sudah telanjur sayang dengan tetangga, dan karena Ibu sudah tinggal di sana sejak kecil. Ya sudah. Karena aku kuliah di Seoul, sekarang aku tinggal sendiri di sini." Rambutnya sudah pendek, tapi poni yang terus-menerus jatuh ke wajah terasa mengganggu. Dia jepit poninya ke belakang. "Hanya sewa satu tempat kecil, di atap apartemen yang juga kecil. Aku cuma tinggal sendiri, menyewa rumah yang agak besar terlalu berlebihan. Barangku tidak banyak, sepertinya."

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)
"Waktu kecil? Aku...ya kecil. Hahaha." Punggung tangan kanannya menutup mulut saat tertawa. "Salah satu kejadian yang baru kuketahui saat akan masuk SMA adalah dulu para tetangga sering sekali datang ke rumah, minta uang ke Ayah dan Ibu karena aku mengambil buah atau sayuran yang seharusnya mereka jual. Yang satu ini aku benar-benar tidak tahu, karena tempat mereka menanam jauh sekali dari perkampungan. Kukira aku menemukan perkebunan rahasia, lalu memanjat pohon tidak bertuan, duduk-duduk di sana sambil makan buah sampai sore, lalu selesai. Aku benar-benar tidak tahu kalau ternyata kebun itu ada yang punya." Kali ini tangannya menutupi muka yang memerah. "Sampai sekarang aku masih takut kalau bertemu mereka saat sedang pulang ke Ulsan."

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)
"Pasti sudah berkali-kali dengar cerita anak-anak SMA yang suka satu sama lain, kan? Aku tidak ingin menceritakan siapa yang putus denganku sebelum pindah ke Seoul, tapi ada kejadian lucu waktu aku kelas dua." Wajah Subin mendadak antusias sekaligus menahan tawa saat akan bercerita. "Jadi aku punya teman ini, menurutku dia cantik tapi entah kenapa teman-temanku yang lain tidak begitu suka dengannya. Mungkin karena dia suka 'menghianati' teman-teman dengan mengerjakan tugas yang tidak ingin dikerjakan. Lalu temanku ini sering sekali kupergoki sedang memperhatikan temanku yang lain. Sering sekali, makanya aku memberitahu temanku itu kalau dia sedang diperhatikan. Ternyata temanku tahu kalau dia diperhatikan, dan menghampiri temanku ini sambil bilang kalau dia sukanya aku. Kata temanku yang dituduh memperhatikan, dia hanya penasaran dengan rambut bagian belakang temanku yang putih. Sama sekali bukan karena dia naksir." Ada sepetak kecil yang memang sudah berwarna putih sejak temannya itu SD, Subin menunjukkan bagian dekat tengkuk. "Aku baru tahu beberapa bulan lalu kalau excuse yang dibilang untuk menolak waktu itu ternyata sungguh-sungguh." Dahinya ditepuk. Siapa suruh mengatakannya sambil marah-marah. "Ah...tidak lucu, ya. Maaf."

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
"Kuliah. Sejak awal memang pilih teknik mesin. Harusnya lulus tahun depan sih, tapi sepertinya aku harus menunggu sampai tahun depan." Tertawa lagi. "Nilai A rasanya seperti langit ketujuh, kau tahu, jauh dan susah sekali. Yang banyak diberikan ke mahasiswa hanya D, E, atau kalau sedang beruntung C. Kalau sangat beruntung, B. Sudah."

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
"Sementara ini sih, cuma mau dapat A paling tidak dua mata kuliah semester ini. Untuk ke depannya aku mau naik ke Himalaya, cari tahu Yeti benar-benar ada atau tidak. Katanya ada, kan?" Yang satu ini, Subin benar-benar penasaran. "Selepas kuliah aku hanya ingin kerja. Di tempat yang bukan kantor, kalau bisa. Buka workshop sendiri, mungkin? Lebih bagus lagi kalau nanti aku menikah dengan orang di bidang yang sama."


ROLEPLAYING SAMPLE

Tidak ada orang waras yang pernah memperbolehkan orang lain bercanda secara berlebihan saat sedang berada di alam bebas. Begitu pula dengan sampah yang sembarangan dibuang, dan alam yang seharusnya dihormati dengan tidak melakukan keburukan apapun. Bukan sekadar tahayul, jika kau mau melihat alasannya dengan lebih teliti—gunung, pantai, atau apapun alam terbuka tanpa satupun pencakar langit bukanlah tempat manusia bermukim. Tidak ada siapapun di sana, siapa yang akan membersihkan sampah yang dibuang begitu saja oleh pendaki? Siapa yang akan menanam kembali tumbuhan langka yang terus menerus diambil sebagai ‘souvenir’ atau bukti bahwa mereka sudah pernah naik? Seharusnya mereka naik dengan cinta pada ciptaan Tuhan, termasuk di dalamnya menjaga keaslian tempat yang mereka kunjungi.

Jangan membunuh apapun selain waktu, jangan mengambil apapun selain gambar, dan jangan meninggalkan apapun selain jejak kaki. Apa yang ada, biarkan saja di sana. Kita butuh keseimbangan alam yang harus dijaga, rasanya kawasan industri di kampung halamannya sudah cukup luas. Tidak perlu lagi meninggalkan limbah di tempat yang seharusnya tetap hijau.

Karenanya Subin tidak suka dengan trend yang sedang menjamur saat ini. Apa-apaan, semua orang berlomba-lomba naik gunung hanya karena ingin pamer foto diri sendiri membawa kertas bertuliskan entah apa dengan kabut awan sebagai latar belakang? Mereka bahkan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan saat sedang berada di gunung. Gadis-gadis manja yang menyuruh laki-laki membawa carrier mereka kemudian menyombong saat sudah berada di puncak, katanya naik gunung itu tidak capek sama sekali. Mengomel saat tidak mendapatkan sinyal karena tidak bisa update SNS dengan nama gunung sebagai lokasinya. Orang yang seperti itu, Subin benci sekali.

Mereka tidak tahu saja bagaimana rasanya tertinggal sendirian di belakang dan kedinginan di tengah kabut tanpa satupun alat yang bisa membuatnya memberitahu yang lain bahwa ia tersesat. Atau terseret arus sungai saat sedang hujan deras dan berusaha keluar dengan berpegangan pada batu yang bisa saja melukai dahi. Yakin, mereka yang sedang mengikuti ‘trend sekarang’ itu tidak akan mau naik gunung lagi jika pernah mengalami hal yang sama seperti Subin beberapa waktu lalu; jatuh di tempat yang entah berapa jauh dari jalur pendakian, terjebak di sana dengan kaki cedera hingga merasa sangat pusing sebelum mendengar suara seseorang berteriak dan pandangan yang seketika menjadi gelap.

“Naik sama mereka? Ogah.” Rambutnya yang sudah pendek tetap dikuncir tinggi, meninggalkan beberapa bagian terjuntai karena tak terjangkau kunciran. “Nggak tahan lihat orang hura-hura di sana. Dikira gunung itu Octagon?”

Bukan Subin kalau menolak ajakan naik, katanya. Ini pengecualian. Bukan saudara-saudara dari mapala yang mengajaknya, tapi kenalan teman dari fakultas lain. Dari penampilannya saja sudah terlihat kalau mereka hanya ingin foto yang keren untuk dipajang di profil SNS mereka, paling-paling nanti Subin hanya diminta tolong untuk mengambil gambar. Atau mengambili sampah yang dibuang sembarangan karena dia tidak akan tahan melihatnya. Telanjur malas. Lebih baik Subin tinggal saja di sini, mengotak-atik mesin motor yang mungkin bisa kembali berjalan jika pistonnya tidak berkarat. Walaupun harus terbatuk karena debu dan karat dari bodi yang baru saja dilepas.

This post has been edited by Yang Subin: May 19 2015, 10:17 PM

--------------------
i wanted you for myself it might sound greedy but i often feel like want to see you i feel a bit uneasy that i might lose you my heart is confused
vanilla acoustic | subina
PM
^
Yang Subin
 Posted: May 19 2015, 10:17 PM
Quote
send pm // Offline
327 posts
25 years old
masih bingung
ID: ysbean92
happily in love
Citizen

3270 points
Awards: 7



dor

--------------------
i wanted you for myself it might sound greedy but i often feel like want to see you i feel a bit uneasy that i might lose you my heart is confused
vanilla acoustic | subina
PM
^
Oh Sarang
 Posted: May 19 2015, 11:15 PM
Quote
send pm // Offline
71 posts
30 years old
-
ID: OhSarang
engaged
Citizen

710 points
Awards: 1



Approved!

Selamat! Lembar karakter ini sudah DONE dan tidak ada lagi yang perlu dikritisi, maka tidak kami persilakan untuk diedit kembali. Karakter akan kami terima pada tanggal 23 Mei 2015.

Silakan kembali untuk melakukan klaim visualisasi. Klaim visualisasi dilakukan mulai 24 Mei 2015 pukul 06.00 sampai 27 Mei 2015 pukul 20:59. Sembari menunggu waktu klaim visualisasi, silakan bermain di Free Zone Roleplay untuk pemanasan karakter biggrin.gif
PMGTalkYIM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: May 23 2015, 09:13 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


ACCEPTED

Terima kasih sudah bergabung dengan WBEnt X Seoul. Dalam waktu tiga hari, silakan melakukan klaim visualisasi di sini.

Karakter yang tidak melakukan klaim visualisasi tidak diizinkan memasang avatar dan signature, namun diizinkan bergerak. Karakter yang sudah memasang avatar/signature lebih dulu akan langsung dihapus avatar dan signaturenya tanpa persetujuan lebih dahulu. Untuk yang sudah terlewatkan waktu klaim visualisasi, diizinkan melakukan klaim visualisasi di periode berikutnya. Lewat periode tersebut, karakter akan diarsipkan.

Setelah itu kamu bisa mulai roleplaying, bisa dengan membuat open topic dan mempromosikannya di sini. Kami juga membuka media roleplaying via twitter yang dapat membantumu mencari relasi dan berkenalan dengan karakter lain. Silakan follow @WoSeoul untuk jelasnya. Kamu juga dapat membuat jurnal, buku harian, atau blog untuk karaktermu. Untuk info global, silakan follow @wbentrpg.

Untuk mempermudah karakter lain dalam melihat data lengkap karaktermu, kamu dapat mengedit profile info dengan data lebih rinci tentang karaktermu, juga link menuju aplikasi data dan halaman character development di sini.

selamat bermain!
regards, staff.

PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.