WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Jeon Saetbyul, Trainee / Female / 1999 / Done
Jeon Saetbyul
 Posted: Oct 23 2015, 05:42 PM
Quote
send pm // Offline
94 posts
19 years old
trainee
ID: xojsbyulox
just wanna have fun
Hiatus

2020 points
Awards: 8



Jeon Saetbyul
TRAINEE, Seoul 3 Februari 1999


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Saetbyul
Tinggi/berat (cm/kg): 165 cm/52 kg
Status: Belum menikah
Hobi: Memasak (hanya dilakukan ketika sangat senang). Olahraga—terutama basket. Bermain piano. Duduk di balkon pagi-pagi buta untuk melihat langit.
Hal yang disukai: Morning star; Venus. Musik—terutama klasik, RnB, dan indie. Tteokbokki. Kamarnya. Selimut bermotif panda yang dimilikinya sejak kecil.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Papa dan Mama. Sekolah. Tugas sekolah. Sayur-sayuran, apapun jenisnya. Dokter gigi.
Deskripsi sifat karakter: She’s not a b-tch, she’s the b-tch. Anak perempuan yang terlalu cepat dewasa karena satu dan lain hal. Menyebalkan dan jahat—kata orang sih seperti itu. Doesn’t even try to act nice, people will treat her bad anyway. Bukan pembohong yang baik, tapi toh dia menikmati aktingnya yang buruk ketika berpura-pura manis di depan orang lain. A pain in the neck, yang jelas bukan orang yang akan kau senangi. Tidak suka diurus oleh orang lain, karenanya cenderung independen dan mandiri. Keras kepala. Memiliki kepercayaan diri yang (di-)tinggi(-tinggikan). Secretive, dan sering menunjukkan tingkah laku yang berbeda dari keinginan sebenarnya. Mampu mengatur emosi dengan baik.

AUDITION
Latar belakang mengikuti audisi WBE: Menurutnya dia punya bakat yang besar, dan WB butuh artis yang lebih berkualitas, maka mengapa tidak. Selain itu, alasan yang tidak diceritakan pada orang lain adalah dia ingin membuktikan (mostly, pada dirinya sendiri) bahwa dia cukup berharga untuk hidup—ingin mengakui dirinya sendiri.

Kelebihan yang dapat membuatnya diterima di WBE: Secara fisik menarik dan memiliki postur ideal. Tubuhnya lentur dan staminanya terhitung baik. Sedikit-sedikit bisa bermain piano dan membaca notasi not balok.

Kelemahan yang mungkin dapat menghambat karier di bidang keartisan: Suaranya tidak stabil, di bawah pas-pasan. Jika menari, terkadang gerakannya tidak sesuai dengan irama lagu. Kemungkinan orang-orang membencinya karena sifat yang dimiliki.



BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
“Hmm,” senyumnya diulas, manis, manis sekali, mungkin saking manisnya bisa membuatmu mual, “papa dan mamaku sudah mati—atau belum, entahlah, mungkin masih hidup dan sedang jalan-jalan di neraka, aku nggak begitu tahu.” Saetbyul terkekeh, wajah terlihat sedikit muram—sepintas saja, mungkin kau tak sempat melihatnya. “Jadi aku tinggal sama kakakku yang baik hati, di rumah kami yang besar seperti istana. Kapan-kapan datanglah, pasti akan dijamu makanan enak dan mahal.”

(Anak tunggal, berasal dari keluarga broken home. Orangtuanya bercerai ketika umurnya tujuh tahun, dan tidak ada yang peduli untuk mengambil hak asuh atas dirinya, karena itu Saetbyul dititipkan di panti asuhan, di mana dia diperlakukan kurang baik. Selama setahun di panti asuhan, ada seorang ibu tua yang gemar mengunjunginya dan ingin mengadopsi Saetbyul, tapi nasib malang menimpa—ibu tua itu meninggal dunia dan proses adopsi yang sudah berjalan kemudian diselesaikan oleh anaknya, seorang wanita karir yang sukses dan kaya. Sejak berumur delapan tahun sampai sekarang, Saetbyul tinggal bersama wanita itu, yang dipanggilnya dengan sebutan ‘Kakak’ meskipun umur mereka berjarak hampir dua puluh tahun. Hubungan mereka diperkenalkan pada orang lain sebagai saudara sepupu.)

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
(untuk karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan juga latar belakangnya di sini.)
“Masa kecil, ya...,” telunjuknya mengetuk dagu, pura-pura berpikir, “lumayan, lah. Papa dan mamaku suka bermain lempar-lemparan piring di depan mataku, menarik sekali untuk ditonton.” Dia tertawa sekilas, lalu memicingkan mata seakan berusaha mengingat-ingat. “Apa lagi, ya. Ah, begitulah. Secara keseluruhan sih, daripada menyenangkan, aku bisa bilang masa kecilku itu..., menarik?” Kali ini ditutup dengan senyum lebar, jelas sekali tidak tulus.

(Masa kecilnya dihabiskan di rumah tetangga, karena sering tidak tahan mendengar orangtuanya bertengkar di dalam rumah. Tetangganya kira-kira sebaya dengan Saetbyul, satu-satunya teman yang dia miliki saat itu, tapi terpaksa berpisah karena kemudian dia tinggal di panti asuhan.)

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
(karakter dengan orientasi seksual tidak umum, jelaskan dengan rinci di sini.)
“Yang seperti...,” tubuhnya dicondongkan ke depan, “...Anda, mungkin?” Senyumnya separuh menyeringai, saat itu. “Pacar-pacarku sudah kuputuskan semua. Mereka menyebalkan dan bikin muak.” Terdengar seperti membicarakan dirinya sendiri, hmph.

(Mantan pacarnya banyak, semuanya diputuskan atau ditinggalkan karena alasan yang tidak jelas. Baginya, meninggalkan jauh lebih baik daripada ditinggalkan, karena itu dia melakukan hal tersebut. Sejauh ini belum menemukan orang yang benar-benar disukai, dan semua yang pernah pacaran dengannya pun hanya main-main belaka.)

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
“Calon artis. Nggak akan lama pasti debut, tunggu saja, nanti Anda akan kukabari.” Mengulas senyum tapi kemudian berdecak karena ingat hal lain. “Ah, ya. Aku juga masih sekolah, tapi jadi murid itu sampingan saja. Biar nggak bengong sampai bego di rumah—oh, tapi mungkin aku memang bego, rasanya nilaiku nggak ada yang bagus?” Saetbyul melepaskan tawa kecil. “Nggak peduli, sih. Untung Kakak bukan orang yang cerewet, jadi ya nggak masalah. Belum di-drop out ini, kok. Santai.”

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
“Keinginan paling dalam—disayangi. Hahaha, bercanda,” no, dia tidak sedang bercanda sebenarnya, “hmm..., cukup-cukup saja, sih. Aku punya Kakak, rumah, dan uang. Cita-citaku mungkin saja ingin jadi artis. Mungkin, aku sendiri sebenarnya nggak tahu.” Bahunya terangkat, dan dia tidak berbohong kali ini.

(Sejujurnya, dia ingin memiliki teman dan keluarga yang sebenarnya, dan hidup bahagia seperti orang lain. Tapi menurutnya itu adalah hal yang mustahil, maka dia mencoba melupakan dan menerima hidup yang sekarang.)


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay yang menggambarkan salah satu situasi di bawah dengan jumlah kata minimal 200 kata:
1. Ketika menunggu giliran diaudisi di WBE. Penguji adalah jajaran staf WBE.
2. Setelah menerima telepon yang menerangkan bahwa karakter tersebut diterima di audisi dan dinyatakan resmi menjadi trainee di WBE.


Berselang hampir dua minggu setelah Saetbyul menunjukkan bakat dan senyum manisnya pada jajaran staf WB Entertainment, dan dia belum juga menerima kabar. Setiap hari, matanya melirik telepon di sudut ruangan hanya untuk menunggu benda itu berdering, tapi tak kunjung terjadi. Suatu kali, Kakak menangkap kelakuannya yang duduk di kursi sebelah meja telepon—hal yang jarang dilakukan Saetbyul karena dia lebih senang berada di taman atau balkon—dan bertanya apakah dia menunggu telepon penting. ‘Tidak,’ kala itu Saetbyul menjawab dengan gelengan dan senyum tipis. ‘Aku menunggu orang-orang itu sadar kalau di sini ada calon bintang yang mungkin formulirnya terselip di bawah tumpukan dokumen,’ tambahnya. Kakak tertawa kecil, lalu menepuk kepalanya dan berkata bahwa seandainya pun Saetbyul tidak terima, maka tak mengapa. Masih ada kesempatan lain, bukan?

Tapi, tidak diterima—yang benar saja. Saetbyul yakin laki-laki berjas dan perempuan dengan blus bagus itu enggan berpaling darinya ketika menari, dan sekarang ada kemungkinan dia tidak diterima? Heh, your loss, then. Saetbyul mendengus sambil memalingkan wajah, kembali pada tayangan drama televisi yang akting tokoh perempuannya hancur ampun-ampunan. Masih lebih baik dirinya, kali, padahal orang-orang bilang Saetbyul selalu memasang ekspresi yang tak sesuai dengan ucapannya. Akting si gadis Jeon lebih buruk dari kelakuannya, dan terkadang Saetbyul menertawai hal itu.

Untuk terakhir kali sebelum bangkit dari sofa dan kembali ke kamar, Saetbyul mengerling telepon yang masih bisu. Lalu mencibir, dan mendengus sekali lagi sebelum berjalan memutari sofa—dan saat itu, tiba-tiba terdengar dering nyaring yang dalam kondisi biasa akan membuatnya berjengit, namun kali ini Saetbyul justru diam-diam tersenyum dan setengah berlari menghampiri telepon untuk mengangkat gagangnya di separuh dering kedua, lalu berbicara dengan nada yang kelewat antusias meski ditahan-tahan.

“Halo—ya, Jeon Saetbyul. Ya. Wah, diterima?” Keterkejutannya separuh bercanda, separuh serius. “Haha, sudah tahu. Nggak kok, nggak kaget. Hahaha. Ya, oke, thank you. Siang.”

Telepon ditutup, dan Jeon Saetbyul mati-matian menahan diri untuk tidak memekik kegirangan sambil menapaki satu demi satu anak tangga menuju kamarnya di lantai dua. Hei, jangan bilang pada siapapun bahwa dia senang sampai ingin melompat—oke?

--------------------

(she found out she couldn't fly.)

She wanted truth But all she got was lies,
Came the time to realize And it was too late.
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Oct 23 2015, 07:06 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


Approved!

Selamat! Lembar karakter ini sudah DONE dan tidak ada lagi yang perlu dikritisi, maka tidak kami persilakan untuk diedit kembali. Karakter akan kami terima pada tanggal 24 Oktober 2015.

Silakan kembali untuk melakukan klaim visualisasi. Klaim visualisasi dilakukan mulai 25 Oktober 2015 pukul 06.00 sampai 28 Oktober 2015 pukul 20:59. Sembari menunggu waktu klaim visualisasi, silakan bermain di Free Zone Roleplay untuk pemanasan karakter. smile.gif
PMEmailWebsite
^
♔Lee Hyejin
 Posted: Oct 24 2015, 10:22 PM
Quote
send pm // Offline
11 posts
35 years old
apa ya? Coba tebak
ID:
happily in love
Off Duty

110 points
Awards: None


ACCEPTED

Terima kasih sudah bergabung dengan WBEnt X Seoul. Dalam waktu tiga hari, silakan melakukan klaim visualisasi di sini.

Karakter yang tidak melakukan klaim visualisasi tidak diizinkan memasang avatar dan signature, namun diizinkan bergerak. Karakter yang sudah memasang avatar/signature lebih dulu akan langsung dihapus avatar dan signaturenya tanpa persetujuan lebih dahulu. Untuk yang sudah terlewatkan waktu klaim visualisasi, diizinkan melakukan klaim visualisasi di periode berikutnya. Lewat periode tersebut, karakter akan diarsipkan.

Setelah itu kamu bisa mulai roleplaying, bisa dengan membuat open topic dan mempromosikannya di sini. Kami juga membuka media roleplaying via twitter yang dapat membantumu mencari relasi dan berkenalan dengan karakter lain. Silakan follow @WoSeoul untuk jelasnya. Kamu juga dapat membuat jurnal, buku harian, atau blog untuk karaktermu. Untuk info global, silakan follow @wbentrpg.

Untuk mempermudah karakter lain dalam melihat data lengkap karaktermu, kamu dapat mengedit profile info dengan data lebih rinci tentang karaktermu, juga link menuju aplikasi data dan halaman character development di sini.

selamat bermain!
regards, staff.

PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.