WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Park Wanji, citizen / male / 1979 / DONE
Park Wanji
 Posted: Aug 10 2013, 09:52 PM
Quote
send pm // Offline
49 posts
39 years old
Cleaning Service
ID: wawanjiji
sudah terlalu lama sendiri...
Citizen

520 points
Awards: 1



THIS APPLICATION FORM IS FINISHED


BASICS
hal-hal mendasar tentang karaktermu.


Nama: Park Wanji
Nama Panggilan: Wanji, Ahjussi
Tempat/Tanggal/Tahun lahir: 26 Mei 1979
Marital status: Belum Kawin
Orientasi seksual: Lurus
Pekerjaan: Cleaning Service
Kota asal: Mokpo, Jeollanam-do
City Group: Citizen


PERSONALITY
isi dengan sebebas-bebasnya.


Hal yang disukai: Air, senyum, bersih-bersih
Hal yang tidak disukai: Kehabisan air, wajah cemberut, ruangan yang berantakan dan tidak bisa dibersihkan.
Kelebihan: Berpikir positif
Kelemahan: Naif, kikuk untuk saat tertentu
Deskripsi sifat karakter: Park Wanji menghargai setiap hal di dunia ini. Baginya tidak ada yang tidak berguna; bagi Wanji seekor cicak gemuk dan jelek masih berguna untuk mengurangi populasi nyamuk sehingga manusia tidak anemia. Jalan pikirannya kadang berbeda dengan orang kebanyakan--kadang-kadang ada yang menganggap Wanji miring namun Wanji hanyalah orang lugu dengan aksen Mokpo yang masih kental dan senyum tulus pada semua orang. Pandangan positif yang ia punya membuatnya bisa memaklumi segala sesuatu dan menghemat tekanan darah.


HISTORY
kehidupannya sebelum ini.


Keterangan keluarga: Ibu Wanji sudah meninggal sejak Wanji berusia dua puluh tahun, sedangkan ayahnya meninggal dua tahun lalu. Adik Wanji juga tinggal di Seoul, tapi Wanji tidak berusaha menemui adiknya karena khawatir adiknya malu dengan kondisi Wanji (kondisi ekonomi, penampilan, pekerjaan, latar belakang pendidikan, dan sebagainya). Bukan orang kepo yang suka mengorek informasi. Wanji tidak akan bertanya lebih lanjut jika hal tersebut tidak menyangkut dirinya atau orang bersangkutan tidak ingin memberitahukan alasannya.

Biografi singkat karakter: Perantauan Wanji ke Seoul diawali dari keinginan adiknya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi. Berpikir bahwa ibukota memiliki lapangan pekerjaan yang lebih luas dan mudah, Wanji datang ke Seoul bermodalkan nekat dan tekad. Ketika akhirnya adiknya berhasil masuk kuliah tanpa meminta uang, Wanji tetap bekerja di Seoul karena di Mokpo pun dia belum tentu bisa bekerja di gedongan.



ROLEPLAYING SAMPLE

Park Wanji duduk di halte bus terdekat dengan tempat kerjanya. Kakinya mengayun-ayun, senang dengan sekantong penuh bahan makanan yang cukup menghidupinya selama satu minggu. Hanya beras, sayuran kering dan mi instan dalam mangkuk-gabus, sebenarnya. Bagi orang lain bisa jadi belanjaan Wanji jauh dari kata cukup, namun pria itu merasa bahwa ia sudah diberkahi dengan makanan-makanan itu. Di luar sana, Ethiopia misalnya, masih banyak anak-anak kelaparan yang hanya bisa makan umbi tanpa nilai gizi tiga hari sekali. Bisa membeli beras dan makanan instan yang rasanya enak begini sudah mewah bagi orang-orang itu.

Sudah seharusnya Wanji bersyukur bisa makan setiap hari dengan makanan yang ia beli dari minimarket. Lagipula, dia masih punya kimchi dan banyak air. Apa lagi yang ia butuhkan untuk makan?

Wanji menepuk-nepuk kantong beras dengan senyum di wajahnya. Seorang wanita, sepertinya baru pulang kerja, duduk di sebelah Wanji. Ia melemparkan pandangan penuh tanya ketika melihat pria berwajah lusuh itu pamer giginya yang tidak begitu putih. Wanji menoleh, lalu tersenyum tanpa gigi (maksudnya senyum sopan) dan kembali menunggu bus menuju daerah rumahnya. Kakinya mengayun-ayun lagi, kali ini sekadar agar Wanji tidak ketiduran di halte bus sore-sore.

Wanita itu duduk di sebelah Wanji lagi di dalam bus, padahal masih ada bangku-bangku kosong lain yang bisa ia duduki. Wanji lagi-lagi melempar senyum, lalu memperhatikan deretan toko pinggir jalan yang mulai menyalakan lampu-lampu mereka.

"Habis belanja?"

Wanji kaget ketika tiba-tiba wanita itu bicara. Kepalanya mencari-cari orang lain yang mungkin diajak bicara, namun memang dia yang sedang diajak bicara. "Iya," jawabnya. Orang ini jelas sekali berbasa-basi karena sudah terlihat bahwa Wanji membawa kantong belanjaan yang memiliki cap minimarket waralaba yang banyak dikenal. Mungkin orang ini bosan karena sedari tadi diam terus, atau penasaran apakah benar Wanji berbelanja atau bekerja di minimarket tersebut dan membawa pulang barang yang hampir kadaluarsa.

Obrolan-obrolan ringan antara Wanji dan wanita itu berlanjut hingga Wanji menarik tali agar bus merapat ke tepi jalan. Wanji berpamitan pada wanita itu, lalu turun dari bus. Ucapan terima kasih ia ucapkan pada si sopir--kalau sopir itu ugal-ugalan dan Wanji sedang sial, bisa saja Wanji tidak turun di halte terdekat dengan apartemennya seperti saat ini. Benar, kan, Wanji harus berterima kasih.

Saat Wanji merogoh kantong celananya untuk mengambil kunci pintu, pria itu tidak menemukan gulungan uang kembalian yang seharusnya ada di sana. Kepalanya digaruk, bingung akan ke mana perginya uang yang bisa ia gunakan untuk membeli sayuran segar besok pagi. Wanji mengangkat bahu. Jatuh di jalan, sepertinya. Biarkan sajalah, ya. Siapa tahu uangnya ditemukan oleh orang yang sedang haus dan digunakan untuk membeli minuman. Atau kalau dimasukkan ke kotak amal, malah lebih baik lagi.

Selesai melepas sepatunya, Wanji mengangkat kantong belanjaan dan melangkah naik ke lantai. Sial, pria itu malah terjerembab. Isi kantongnya berhamburan ke lantai, dan berasnya tumpah tercecer karena kantongnya tersangkut di paku yang menonjol di lantai.

Wanji tertawa. Dia diperintah oleh alam untuk menyapu lantai untuk kedua kalinya hari ini dan segera membenahi bagian-bagian yang mencuat agar tidak menyakiti kaki siapapun. Sekalian Wanji diingatkan untuk mencuci beras sebelum dimasak, ya.

This post has been edited by Park Wanji: Aug 10 2013, 10:06 PM

--------------------
memayu hayuning bawana
menambah indahnya dunia yang semula telah dicipta sedemikian indah
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Aug 20 2013, 12:43 AM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


accepted!

Terima kasih sudah bergabung dengan WBEnt X Seoul. Dalam waktu tiga hari, silakan melakukan klaim visualisasi di sini.

Karakter yang tidak melakukan klaim visualisasi tidak diizinkan bergerak ataupun memasang avatar dan signature. Karakter yang sudah memasang avatar/signature lebih dulu akan langsung dihapus avatar dan signaturenya tanpa persetujuan lebih dahulu. Untuk yang sudah terlewatkan waktu klaim visualisasi, diizinkan melakukan klaim visualisasi di periode berikutnya. Lewat periode tersebut, karakter akan diarsipkan.

Setelah itu kamu bisa mulai roleplaying, bisa dengan membuat open topic dan mempromosikannya di sini. Kami juga membuka media roleplaying via twitter yang dapat membantumu mencari relasi dan berkenalan dengan karakter lain. Silakan follow @WoSeoul untuk jelasnya. Kamu juga dapat membuat jurnal, buku harian, atau blog untuk karaktermu. Untuk info global, silakan follow @wbentrpg.

Untuk mempermudah karakter lain dalam melihat data lengkap karaktermu, kamu dapat mengedit profile info dengan data lebih rinci tentang karaktermu, juga link menuju aplikasi data dan halaman character development di sini.


selamat bermain!
regards, staff.



coded by tess
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.