WBEnt x Seoul 2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Kang Eun, Citizen/FEMALE/1996/DONE
Kang Eun
 Posted: Sep 19 2016, 10:43 PM
Quote
send pm // Offline
21 posts
21 years old
KUBS'15
ID: kangeun
..... I'm not talking about it
New Citizen

210 points
Awards: None


Kang Eun
CITIZEN, SEOUL, 13 AGUSTUS 1996


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Eun
tinggi/berat (cm/kg): 160 cm 44 kg
Status: belum menikah
Nama wali:
Hobi: Kebut-kebutan, belanja, pesta, menganggu kakaknya
Hal yang disukai: Pujian, perhatian, alkohol
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Plushies, musik dengan penyanyi tukang teriak yang biasa diputar Woo, dianggap nomor dua oleh ayahnya, diabaikan
Deskripsi sifat karakter: Your typical rich kid with big brother and daddy issues. Seumur hidupnya dihabiskan untuk mendapat pengakuan ayah yang cuma peduli soal anak laki-lakinya saja, sedangkan seiring berjalannya waktu, sosok kakak yang tadinya ia idolakan berubah jadi sosok yang ingin ia buat sulit hidupnya. Angkuh dan arogan, namun loyal pada mereka yang menurutnya pantas untuk dapat perhatiannya. Senang melihat orang yang tidak ia sukai susah.
BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
Eun hanya mengangkat sebelah alisnya, sebelum menghela napas dan akhirnya menjawab. "Kata Abeoji aku harusnya tinggal datang saja tanpa perlu jawab macam-macam, tapi kenapa aku masih ditanyai begini ya?"

(Adik perempuan satu-satunya dari Kang Woo. Anak bungsu dari pasangan konglomerat Kang Hyeok dan Yoo Ri. Keluarga mereka bisa dibilang dingin. Jarang berkumpul secara lengkap karena kedua orang tua mereka selalu sibuk. Tiap acara kumpul bersama selalu dijadikan ajang bertengkar antaranggota keluarga, khususnya dirinya dan Woo.)


"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
Dia berpikir sejenak, melengos sebentar sebelum akhirnya menggumam, "Biasa saja."

(Masa kecilnya habis digunakan untuk membuntuti Woo yang ternyata tidak mau berurusan apapun dengan adik kecilnya. Kenangan yang paling ia ingat adalah ketika kakaknya membuang semua koleksi mainannya dari jendela lantai atas rumah—dia balas dendam dengan membuang koleksi CD kakaknya ketika ia sudah besar, tenang saja. Eun selalu berusaha untuk bisa jadi setara dengan kakaknya, walau itu berarti ikut ke dalam pergaulan yang belum semestinya ia kenali di usia muda.)
"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
"Bukan urusanmu."

(Eun menyukai orang yang tidak menganggapnya seperti anak kecil. Pengalaman pacaran satu kali dengan kakak kelasnya sendiri, diputuskan karena ia bosan.)
"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
"Kuliah. Kodae, bisnis," cukup jelas kan, dari nama kampusnya saja?

(Saat ini sedang berkuliah di Korea University, jurusan Bisnis seperti kakaknya. Prestasinya...ya lumayan lah. IP masih di atas rata-rata.)
"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
Eun menatap si pewawancara dengan pandangan tidak percaya. "Why should I tell you that?" Srsrly.

(Kang Eun hanya ingin satu hal dalam hidupnya dan itu adalah pengakuan. Dia ingin sekali dipercayai oleh ayahnya untuk melanjutkan perusahaan, namun sepertinya Kang Hyeok sudah memutuskan kalau semuanya akan diserahkan ke Woo, bukan Eun—hanya karena dia anak laki-laki sulung. Hurr. Korean men and their paternalistic view of the world. )

ROLEPLAYING SAMPLE

"Kang-ssi! Kang-ssi!" ada seorang pria yang berjalan terburu-buru dengan map di sebelah tangan, berusaha agar tidak menabrak orang lain sekaligus tidak kehilangan punggung orang yang masih ia panggil namanya. Basement Central Plaza selalu ramai di kala jam makan siang, dan murid-murid yang berseliweran tak membuat usahanya untuk mengejar si perempuan menjadi lebih mudah.

Napas pemuda itu terengah-engah ketika akhirnya jarak yang tersisa antara dia dan Eun tinggal sekian meter. "Kang-ssi!" ia mencoba lagi, berharap jarak yang tak lagi jauh akan membuat suaranya terdengar sampai telinga Eun. Uh-uh, no such luck. Sambil menggaruk kepalanya bingung, akhirnya dia memutuskan untuk berlari kecil dan menepuk pundak Kang Eun, karena sudah kehabisan akal untuk menarik perhatiannya.

Si nona yang ditepuk pundaknya menghentikan langkah mendadak, melirik dengan pandangan dingin ke orang tak dikenal yang main menyentuhnya sembarangan, sambil mencabut earphone yang sedari tadi menyumbat telinganya. "Ada yang bisa dibantu?" kalimatnya masih ramah, tapi nadanya datar. Habis ini dia ada kelas, dan dia akan sangat tidak senang kalau harus telat karena orang ini.

Sudah cukup kemarin dia dimarahi sekali. Profesor yang ini terkenal murah hati dalam memberi skor F di ujian akhir, dan dia tidak mau gagal dalam mata kuliah ini—tidak ketika tahun lalu nilai Woo untuk kelas yang sama hampir sempurna.

"Begini, Kang-ssi," dan pemuda yang akhirnya bernama itu (Jeon Minwook, Sastra Jepang, ternyata kakak tingkatnya—surprise) memulai penjelasan dua menitnya. Panjang, mutar-mutar, dan intinya dia datang untuk menitipkan proposal minta sponsor ke ayah Eun, katanya untuk acara kampus entah yang mana—si gadis sudah tidak memperhatikan. Sial, bisa-bisa sungguhan telat.

"Sunbae, boleh tolong disampaikan ke kakak saya saja?" gak perlu sebut nama lah ya, sudah tahu siapa kakaknya lah ya. Memalukan sekali kalau Kang Woo kalah terkenal dari adiknya. "Saya kira dia yang lebih bisa bicara ke Abeoji untuk soal ini," padahal sih dia hanya malas datang minta-minta uang untuk acara kampus. Terlihat aktif membantu kampus tidak akan memberinya poin plus di mata Kang Hyeok; lain soal kalau yang ia serahkan adalah transkrip nilai yang angkanya lebih bagus dari punya sang kakak.

Minwook, yang sudah capek-capek berlari dari Tiger Plaza sampai lorong penyambung ke gedung Bisnis hanya bisa pasrah ketika Eun pamit, maaf, ada kelas, dan pergi meninggalkannya. Map proposal masih di tangan, rambut dan kacamata berantakan.

Sebentar, katanya tadi sampaikan ke kakaknya saja? Memangnya Kang Eun punya kakak di sini....? ".....Kang-ssi!"

("—Oppa, ternyata kamu kalah terkenal dibanding aku di kampus."

Eun: 1. Woo: big fat zero.)


--------------------
user posted image
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Sep 22 2016, 12:56 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


user posted image
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.