WBEnt x Seoul 2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Gil Nayoung, Citizen / Female / 1999 / Done
Gil Nayoung
 Posted: Oct 23 2016, 09:51 PM
Quote
send pm // Offline
169 posts
18 years old
Mahasiswi Keperawatan EWHA
ID: youngyoungie, cactaceae (NW)
taken for granted
Citizen

1500 points
Awards: 6



Gil Nayoung
CITIZEN, Hwaseong, Gyeonggi Province, December 25 1999


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Nayoung, Youngie
tinggi/berat (cm/kg): 160cm / 45kg
Status: Belum Menikah
Nama wali: Gil Namseok
Hobi: Merawat tanaman (bunga, utamanya), menggambar dan membuat cerita anak, menata rambut.
Hal yang disukai: Forsythia, melon, buku cerita hangat yang heartwarming, makan malam bersama keluarga, musim semi, susu, anjing.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Bullying, percakapan yang canggung, perasaan insecure, musim dingin, kopi, aroma rokok.
Deskripsi sifat karakter: Gil Nayoung sebelumnya adalah seseorang yang ramah, bersimpati dan berempati kepada orang lain, juga mengalami kesulitan untuk menolak orang. Namun, setelah menjadi korban bully di sekolah personalitasnya pun berubah untuk melindungi dirinya sendiri. Sekarang ia menjadi lebih tertutup, tempramental dan impulsif, Nayoung isn't fazed by the notion of using violence as a means to an end or profanity as a way of expressing how she feels. Nayoung is also perceptibly clever and witty. Sebenarnya ia cukup komunikatif dan mudah merasa tidak enak kepada orang lain.


BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
Jemarinya ditangkup pada pangkuannya, sesekali meremas jemarinya. "Mulai sekarang aku akan tinggal bersama kakakku di Seoul."

(Ia adalah putri bungsu dari keluarga Gil. Kedua orangtuanya masih hidup di Hwaseong sebagai petani buah yang telah mengembangkan bisnis keluarganya untuk mendistribusi hasil buah ke supermarket-supermarket yang ada di Hwaseong dan sekitarnya. Ia memiliki dua kakak. Salah satunya adalah Gil Namseok yang sudah lebih dulu tinggal di Seoul. Sejujurnya, karena perbedaan umur yang jauh juga jarak, Nayoung tidak begitu dekat dengan Gil Namseok.)

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
"Bisa kita mengobrol hal lain?"

(Sebisa mungkin Nayoung tidak ingin membicarakan hal ini karena hanya mengingatkan dirinya ketika ditindas oleh teman sekelasnya. Bukan pengalaman yang patut untuk diumbar kepada seorang anonim. Pada awalnya, ia selalu mengiyakan permintaan temannya dan dimanfaatkan, namun ketika ia menolak, teman-temannya memusuhinya dan membuat kehidupan sekolahnya bak neraka. Kedua orangtuanya yang suportif memberikan ide untuk Nayoung pindah sekolah ke Seoul dan tinggal bersama Gil Namseok. Nayoung meminta kepada mereka untuk tidak menceritakan kejadian ini kepada kakak laki-lakinya.)

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
"Aku tidak tahu. Aku belum pernah mengalami hal ini."

(Sungguh, ia tidak tahu bagaimana harus menjawabnya. Masalahnya, ia tahu bahwa hubungan lebih dari pertemanan akan jauh lebih menyulitkan. Berteman saja baginya susah. Lagipula bagaimana ada seseorang menyukai atau tertarik padanya jika ia saja benci pada dirinya sendiri?)

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
"Aku pelajar SMA dan prestasiku cukup di atas rata-rata."

(Bisa dikatakan ia murid dengan prestasi bidang akademik yang menjanjikan di sekolahnya yang dulu. Sayangnya, keadaan penindasannya itu membuat nilainya agak menurun dan Nayoung sendiri berharap di Seoul ia bisa memperbaikinya. Pun, agak meragu apakah dengan solusi pindah ke Seoul adalah konklusi yang baik.)

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
"Kehidupan remaja yang biasa-biasa saja." Ia tersenyum pahit. "Aku juga ingin membuat buku cerita untuk anak dengan pembelajaran moral di dalamnya."

ROLEPLAYING SAMPLE

Matanya terpaku pada bangunan rumahnya, memindainya dan mengabadikannya dalam memori. Aku tidak akan tinggal di sini lagi, batinnya. Rasanya ia tidak percaya bahwa dirinya akan berjauhan dari kedua orangtuanya dan tinggal di Seoul. Ia menyukai Hwaseong jika kejadian di sekolah lamanya tidak dilibatkan. Memikirkan tinggal bersama dengan kakak kandung yang tidak begitu dikenalnya, bahkan cenderung seperti orang asing membuat jantungnya berdegup semakin tak keruan. Gugup, tentu.

Telapak tangan mendarat di pucuk kepalanya membuat lamunannya terpecah. Itu Eomma yang akhirnya mengusap kepalanya lembut. Biasanya, perlakuan ini sangat jitu untuk membuatnya merasa tenang yang akhirnya tidak begitu berpengaruh akhir-akhir ini. "Kau akan baik-baik saja."

Kepalanya memang mengangguk, namun hatinya tidak mengamini. Selama ia mengurung diri di dalam kamarnya, mantra 'aku akan baik-baik saja' sama sekali tidak bekerja untuknya. Neraka itu masih merengkuhnya erat. Jika hal ini berlangsung lebih lama sedikit saja, Nayoung akan berpikir untuk membuat dirinya tertidur selamanya dengan meneguk pil tidur melebihi dosis yang tertera.

"Maaf kami tidak bisa melindungimu." Nada bicara Eomma bergetar dan serak mengikuti. Ada rasa sesal pada intonasinya. Nayoung yang menyadari hal ini lantas memeluk sang ibu dan mengusap punggungnya untuk menenangkannya.

"Jangan merasa seperti itu, Eomma. Itu karena aku terlalu lemah. Tapi, aku berjanji aku akan menjadi kuat. Jadi, Eomma dan Appa tidak perlu cemas aku ada di Seoul." Benar, ini akan menjadi kesempatan keduanya dan ia tidak akan menyia-nyiakannya begitu saja. Ia akan membuat kehidupan sekolahnya baik-baik saja. Berteman seperlunya dan tidak mencari masalah. "Oppa tidak dikasih tahu, kan?"

Persoalannya adalah ia tidak begitu dekat dengan Namseok-Oppa. Sosok itu tidak begitu mengenalnya. Jika kakak laki-lakinya itu tahu kejadian bullying yang dialaminya, ia takut kakaknya akan bertanya-tanya apa yang salah dengannya dan jadi membenci dirinya seperti teman-teman sekolahnya. Dan, ia merasa tidak terbebani jika orang yang akan tinggal bersamanya tak lama ini tidak tahu apa yang selama ini dialaminya. Jadi, ia merasa bisa memulai kehidupan barunya.

Lalu, deru mesin terdengar, mobil mulai melaju. Nayoung sama sekali tidak menatap ke belakang, melihat rumahnya yang akan tampak mengecil lalu hilang perlahan. Ia harus tetap memandang lurus ke depan.

This post has been edited by Gil Nayoung: Oct 25 2016, 11:33 AM

--------------------
I like it even if it’s an empty promise
Because I can dream for days with this one**
The words that make my night and day
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Oct 27 2016, 12:49 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


user posted image
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.