WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Seo Seulhye, citizen/female/1994/done
Seo Seulhye
 Posted: Jan 22 2017, 06:01 AM
Quote
send pm // Offline
150 posts
23 years old
college student, florist
ID: julietseo
taken
Citizen

1640 points
Awards: 3



Seo Seulhye
CITIZEN, Seoul, 31 Desember 1994




BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Seulhye, Juliet (baptismal, western name).
tinggi/berat (cm/kg): 168cm/48kg
Status: belum menikah
Nama wali: -
Hobi: menonton serial televisi, surfing youtube, memasak.
Hal yang disukai: Situasi yang tenang dan tidak terlalu ramai, perpustakaan (juga karena ketenangan di sana), warna senada musim gugur, keluarga dan kerabat dekat.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Suara bising, traffic jam, menyetir, simpati berlebihan dari orang lain, kesalahan lama yang diungkit terus-menerus.
Deskripsi sifat karakter: Pada dasarnya terlihat seperti gadis normal sebayanya; dewasa, hangat, dan ceria. Memiliki kepedulian yang besar terhadap orang lain, terlebih yang ia sayangi. Terhitung supel walau tidak seterbuka sebelumnya, sehingga bisa dengan mudah bergaul dengan orang lain. Semula merupakan pribadi yang sangat terbuka, namun kini menjadi selektif untuk membuka diri terhadap orang lain akibat trauma. Emosinya fluktuatif dan mendapatkan penanganan depresi sampai saat ini, walau ia mengaku ia sudah baik-baik saja. Sewaktu-waktu bisa menjadi pribadi yang egois, karena terkadang Seulhye menganggap masalah dalam hidupnya adalah masalah terberat yang tidak akan bisa dipahami orang lain.



BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"

Bersilang kaki, Seulhye kemudian memeluk lututnya sebelum mulai menjawab pertanyaan yang diajukan. Mudah, tidak serumit yang dibayangkan. “Aku anak kedua dari dua bersaudara. Jasper—kakak laki-lakiku—di London dengan ibuku. Aku di sini dengan Ayah, beliau yang memintaku pulang akhir musim panas kemarin. Ah, ada sepupu-sepupuku juga; kami terhitung sangat dekat.”

(Bernama barat Juliet Seo, Seulhye adalah gadis berdarah Korea Selatan-Meksiko-London yang lahir dari pasangan berdarah campur. Ayahnya, Seo Hojoon (alias Hector Seo) adalah seorang Korea berketurunan Meksiko yang kini menetap di Seoul; sedangkan ibunya, Amelie Aterbury, merupakan seorang asli Inggris yang bertemu dengan Hector saat ia bekerja di Seoul. Seulhye memiliki seorang kakak laki-laki bernama Seo Kiha (alias Jasper Seo) yang kini menetap dengan Amelie di London. Ia sendiri baru kembali dari London akhir musim panas 2016 dan kini menetap di Seoul bersama sang ayah. Hector adalah seorang peneliti ekologi, sementara Amelie merupakan seorang editor di sebuah percetakan. Jasper telah lulus dari kuliah jurusan komunikasi dan bekerja di London. Seulhye sendiri kini berkuliah di Sogang jurusan sastra inggris. Seulhye belajar bilingual sejak dini. Keluarga kecilnya dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris dan korea.)

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"

“Secara keseluruhan, kurasa baik…?” Seulhye mulanya menimbang-nimbang kalimatnya, tetapi kemudian ia berubah yakin. “Aku memiliki banyak teman, dekat dengan sepupuku, dan cukup rukun dengan kakakku. Ah, aku lahir di sini, tapi pindah ke London waktu masuk kuliah. Akhir musim panas kemarin kembali kemari dengan ayahku.”

(Dibandingkan dengan keluarga sepupu-sepupunya, keluarga Seulhye termasuk ke dalam keluarga yang harmonis dan mampu hidup rukun walaupun orangtuanya sering tinggal terpisah. Ia mendapatkan kasih saying dan perhatian yang cukup, juga mendapatkan ajaran untuk menjadi pribadi open-minded dari budaya campur keluarganya.)

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."

Walau pelan, barangkali orang akan melihat bagaimana ia menghela napas dalam-dalam saat mendapatkan pertanyaan ini. Dikatakan sulit, sebetulnya tidak juga, walau Seulhye sendiri memilih untuk tidak mendapatkan pertanyaan ini sekalian. “Dulu ada…, seseorang. Tapi sekarang aku sedang sendiri.” Senyumnya terpatri manis, namun getir. Maknanya: Tolong berhenti bertanya.

(Seulhye bertemu dan berpacaran dengan seorang mahasiswa asal Korea bernama Kim Joonseok saat berkuliah di London, pada tahun 2013. Hubungan mereka terhitung hangat dan mereka nyaris tidak pernah bertengkar. Tetapi, kemudian sebuah kecelakaan terjadi pada awal musim panas tahun 2016 dan merenggut nyawa Joonseok. Hal itu pula yang memicu gangguan depresi pada Seulhye, hingga pada akhirnya Hector memintanya pulang ke Seoul supaya tidak lagi dihantui kenangan bersama Joonseok. Kecelakaan itu juga yang membuat Seulhye takut menyetir sampai saat ini, karena pada saat kecelakaan terjadi, Seulhye lah yang mengendarai mobil berdua dengan Joonseok dan hanya ia yang selamat.)

*)referensi major depression disorder


"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"

“Aku sedang mengambil kuliah untuk master sastra inggris di Sogang. Di sela-sela kuliah, aku juga menjaga toko bunga milikku sendiri,” Ia terkekeh kering. “Prestasiku? Biasa saja, tetapi cukup.”

(Sebelum Sogang, Seulhye berkuliah di Department of Global Health & Social Medicine, King’s College London, dan telah lulus di akhir musim semi tahun 2016. Prestasinya standar, tetapi mampu membuat keluarga besarnya bangga. Keputusannya untuk mengambil kuliah master di Sogang merupakan gagasan sang ayah yang berpikir Seulhye perlu menyibukkan diri agar tidak tenggelam dalam kesedihan paska kepergian Joonseok. Ia juga memiliki sebuah toko bunga kecil bernama Juliet’s Spring yang dibuka dekat dengan apartemennya di Cheongdam-dong, Gangnam-gu.)

*)referensi tentang department of global health & social medicine, king's college london: 1, 2

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."

Bibir dalamnya digigit selagi Seulhye membawa otaknya berpikir. Dulu sekali, ia sudah mematok cita-citanya dengan mendetil, tetapi tragedi musim panas itu otomatis membuat semuanya berantakan. Maka, tidak ada opsi lain bagi gadis selain berucap sejujurnya. “Untuk saat ini, mungkin hidup stabil dulu di Seoul. Dan menyelesaikan master-ku, tentu saja.” Ia tertawa.

ROLEPLAYING SAMPLE

”Seul-ah, telepon dari Mom.”

Buru-buru, Seulhye menerima ponsel dari tangan ayahnya dan menempelkannya di telinga kanan. “Hmm?” Sapanya pelan, menunggu sapa yang datang dari ibunda di seberang. Satu minggu lagi duapuluh lima Desember, Seulhye bisa membayangkan sesibuk apa jantung kota London saat ini dan ornamen natal yang bertaburan di mana-mana.

“Gadis Seoul-ku, apa kabar?” Amelie menyapa menggunakan bahasa korea dengan aksen Seoul yang sedikit berantakan, membuat Seulhye terkekeh tanpa sengaja. Terakhir kali ia mengobrol dengan ibunya adalah akhir musim gugur lalu, saat ia dan sang ayah duduk makan malam dan mereka melakukan panggilan video ke London, di mana saat itu ibunya dan Jasper baru saja bangun tidur.

Jika sudah ditanyai seperti ini, Seulhye tentu tidak akan tega memberikan kabar yang jelek, bukan? “Baik, Mom. Toko bungaku mulai ramai. Jasper harus sering mampir kemari, bilang padanya ya.” Ada senyum tersemat di wajah dan rona di pipi saat gadis itu bercerita, mungkin karena ia sedang rindu. Ia rindu ibunya, kakak lelakinya, dan aroma London serta pemandangan Big Ben. Ia tidak keberatan menetap di Seoul, tetapi beberapa tahun yang dihabiskannya di London tentu menyisakan bekas yang cukup mendalam. Tidak hanya yang buruk saja, melainkan juga yang baik.

Amelie menjeda dengan tarikan napas. Seulhye sabar menunggu, walau ia tidak tahu sesungguhnya apa yang hendak dibicarakan antara dirinya dan sang ibu. “Sebentar lagi natal. Di sini sudah mulai ramai,” Ia memulai, suaranya kini terdengar lebih tenang dan hati-hati. Dari sini, Seulhye mulai bisa menerka ke mana pembicaraan ini akan bermuara. Ditatapnya wajah sang ayah dari tempatnya berdiri, ia mendapati senyum. don’t you miss London, sweetheart?

Tentu saja, Seo Seulhye menjawab di dalam hati, tentu saja aku rindu.

“Kalau kau mau datang, kau boleh pergi. Dad sudah memberi izin padaku barusan.”

Alih-alih mengiyakan, Seulhye justru terkekeh. Apa ini, mengapa tiba-tiba? Selama ini ayahnya yang selalu meminta Seulhye untuk melupakan London untuk sementara dan menata hidup baru—sekarang apa? Apa di mata ayahnya kini ia sudah terlihat jauh lebih baik? Ia akan senang jika jawabannya benar begitu adanya, walau sebenarnya ia tidak pulih sepenuhnya. Dari itu, setelah membiarkan diri tenggelam dalam jeda, ia akhirnya membalas. “Aku… akan menghabiskan natal tahun ini di sini saja. Tidak apa-apa, Mom, lagipula di sini ramai. Ada Jintae, Raehwa, Ahyoung, Hanbin… Hyungtae mungkin akan pulang juga akhir tahun. Di sini akan ramai.”

Dari tempatnya berdiri, Seulhye tahu Amelie tengah tersenyum di seberang. Ia membalasnya, walau sang ibu tidak bisa melihatnya.

Geurae, Aksen Seoul berantakan lagi, “salamkan buat mereka, kalau begitu. Ah, aku jadi iri. Bahkan aku tidak yakin Jasper akan libur natal nanti—omeli dia, kalau kau sempat.”

Arasseo.

Ibunya menghela napas lagi. Seulhye tahu sebentar lagi panggilan ini akan selesai.

Live well, Juliet. The storm will finally come to an end.

Amen, Seo Seulhye mengiyakan dalam hati, I’m working hard on it.

This post has been edited by Seo Seulhye: Jan 22 2017, 06:54 AM

--------------------
we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world; gripped by fear, thrown into unrest?

x
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Jan 24 2017, 12:23 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


user posted image
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.