WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Closed
New Topic
New Poll

 Jang Jinjoo, Citizen/Female/2003/Done
Jang Jinjoo
 Posted: Feb 19 2017, 09:26 AM
Quote
send pm // Offline
160 posts
15 years old
taekwondo national athlete
ID: triple_j
happily in love
Citizen

1860 points
Awards: 2



Jang Jinjoo
CITIZEN, Bristol 2 Februari 2003


BASIC PERSONALITY
Nama panggilan: Jinjoo
tinggi/berat (cm/kg): 157/59
Status: belum menikah
Nama wali: Gyeon Jinsol
Hobi: Taekwondo
Hal yang disukai: Taekwondo, hari Minggu cerah, keheningan malam, film-film Barbie. Paman.
Hal yang tidak disukai/ditakuti/dibenci: Ayah. Ibu. Bibi. Alkohol.
Deskripsi sifat karakter:
Tomboy, karena ia merasa untuk menjadi feminin memakan terlalu banyak usaha dan waktu. Jinjoo bukan anak yang suka menarik perhatian. Ia lebih memilih menjadi anak yang merendah dan berbaur dengan latar belakang, menyebut dirinya sendiri sebagai ‘penyokong pemain utama’. Tidak menyukai konflik dalam interaksi sosial sama sekali, daripada konfrontasi lebih suka memendamnya sendiri dan melampiaskannya dengan latihan Taekwondo habis-habisan. Pesimistis berlebih dan suka sekali berkelit dalam situasi yang memungkinkannya untuk menceritakan hal yang lebih dalam tentang dirinya sendiri. Pandai mencari distraksi. Tidak suka dekat-dekat secara fisik dengan orang, interaksi fisik sangat minim menuju nihil (kecuali ketika sedang bertanding).

BACKGROUND INTERVIEW
Pertanyaan-pertanyaan berikut dijawab secara in-character. Kondisikan karakter menjawabnya secara gamblang dan jujur, dengan semaksimal mungkin.

"Ceritakan tentang keadaan keluarga anda, tentang orang tua ataupun saudara. Dengan siapa anda tinggal saat ini?"
“Namaku Jang Jinjoo. Aku anak tunggal. Sekarang tinggal bersama sepupu ibuku.”
(Ayah Jinjoo yang adalah insinyur Airbus dan meninggal karena kecelakaan mobil bersama ibu Jinjoo ketika Jinjoo masih duduk di bangku Year Three di Bristol. Jinjoo kemudian kembali ke Korea sejak kelas 4 SD dan diurus oleh adik ibunya yang seorang alkoholik. Bibinya sempat memukuli Jinjoo, melakukan abuse secara fisik dan mental. Adik ibunya akhirnya meninggal karena Driving Under Influence, Jinjoo diurus oleh Gyeon Jinsol, anak sepupu ibunya, sejak bulan Januari 2017.)

"Sekarang tentang masa kecil. Bagaimana dengan masa lalu anda? Ada yang menyenangkan atau tidak menyenangkan?"
“Bagaimana standar ‘menyenangkan’ dan ‘tidak menyenangkan’ yang digunakan di sini?”
(Sebelum kedua orang tuanya meninggal dunia secara tiba-tiba, masa kecil Jinjoo adalah masa kecil yang cukup umum: bersekolah dengan teman-teman, pergi tamasya setiap hari Minggu bersama kedua orang tua, bercengkrama dengan teman sebaya, dan berlatih Taekwondo. Semenjak kecelakaan mobil itu, Jinjoo merasa masa kecilnya jadi lebih gelap, terlebih karena ulah Bibinya yang tidak memiliki rasa keibuan sama sekali. Ia baru mulai benar-benar serius berlatih Taekwondo sejak kelas 4 SD.)

"Orang seperti apa yang dapat membuat anda tertarik? Ceritakan tentang kehidupan cinta anda secara singkat."
“Rasanya aku masih terlalu muda untuk memikirkan hal itu. Lalu, Taekwondo-ku tidak mengizinkanku memikirkan hal sesepele.. rasa tertarik pada lawan jenis. Belum tahu juga, sebenarnya.”

"Saat ini anda bekerja sebagai apa? Bagaimana dengan prestasi anda di sekolah/tempat kerja anda?"
“Tahun ini aku kelas 1 SMA. Prestasi akademikku nyaris jeblok karena aku sering dispensasi pertandingan. Meski usiaku masih 14 tahun, tapi karena dulu aku sekolah di Bristol, aku masuk SD usia 5 tahun.”
(Setiap bulan minimal mengambil dispensasi lima-sepuluh hari karena pertandingan Taekwondo. Sempat tidak masuk sekolah selama dua bulan akibat pertandingan internasional pada tahun keduanya di SMP. Jinjoo nyaris sekali tidak naik kelas jika tidak karena salah seorang guru yang percaya padanya.)

"Apa keinginan anda yang paling dalam? Apakah memiliki cita-cita, atau kehidupan yang sekarang saja sudah cukup bagi anda? Silakan jelaskan."
“Aku ingin sekali bisa tembus Universitas Olahraga Nasional Korea nanti. Lalu aku ingin karirku lancar. Aku ingin bisa masuk Olimpiade. Agak tidak mungkin, sih. Aku tidak pernah mendapatkan medali apapun lagi dalam tiga bulan terakhir.. Dan.. Emmh, sepertinya itu saja, yang kupikir kau perlu tahu.”


ROLEPLAYING SAMPLE
Silakan buat contoh roleplay dengan jumlah kata minimal 200 kata. Setting tempat bebas, setting usia adalah usia karakter saat ini. Manfaatkan contoh roleplay ini sebagai sarana untuk menunjukkan sifat karakter.

“Jinjoo, Jang. Korea Selatan.”

Paru-paru diisi penuh oleh napas yang baru saja Jinjoo tarik cepat-cepat. Earphone yang mengisi telinganya dengan lagu Tears keluaran Leessang, menutupi suara teriakan-teriakan penonton yang datangnya dari tribun, dilepas. Suara degup jantung Jinjoo yang tadinya bisa tertutupi oleh lantunan suara Eugene, kini membuat diri Jinjoo sendiri semakin panik. Hari ini adalah semifinal.

Setiap pertandingan, Jinjoo selalu merasa terpuruk. Akhir-akhir ini lebih parah. Pertandingan di Kuala Lumpur ini bukanlah kali pertama Jinjoo unjuk gigi di pertandingan berskala internasional, tetapi tetap Jinjoo merasa gelisah bukan main. Barangkali karena Jinjoo hanya berlatih intensif dua minggu saja di Taereung alih-alih satu setengah bulan seperti biasanya, tetapi ini pun bukan kali pertamanya melakukan demikian. Semenjak nyaris tidak naik kelas dulu pelatihnya memberi izin untuk sedikit ‘membolos’.

Kakinya yang tanpa alas menginjak mat biru. Kepalanya dilindungi, matanya lurus mengarah ke lawannya (“Katherine, Vandom. Australia.”). Gadis kaukasian itu jauh lebih tinggi daripada Jinjoo, membuatnya tampak seperti orang-orangan sawah karena mereka sama-sama berada di satu kelas berat. Tak masalah, seharusnya. Jinjoo sudah melawan berbagai tipe lawan. Tapi tetap, Jinjoo masih merasa panik.

Wasit mengangkat tangan; aba-aba agar kedua atlet saling membungkuk dan mengambil kuda-kuda.

Napas Jang Jinjoo sekarang mulai berubah pendek-pendek. Pelindung dada yang mengikat seakan juga menahan paru-paru untuk mengambil napas lebih panjang. Semua mulai berjalan seperti video yang diperlambat. Pertandingan belum dimulai tetapi Jinjoo sudah bisa merasa bulir keringat mengalir di punggungnya. Tribun terasa kabur, tetapi Jinjoo bisa melihat penonton bersorak-sorak dan mengibarkan bendera juga spanduk bertuliskan nama-nama atlet yang berjuang hari ini. Wasit menurunkan tangannya sambil meniup panjang peluit. Napas yang bisa didengar telinganya sendiri, terputus seperti pengidap asma akut.

Lalu suara tendangan dan rasa sakit di pelipis kanan Jinjoo.

(“Point for Katherine Vandom!”)

Lalu teriakan pelatihnya. Apa? Tidak—Jinjoo tidak bisa mendengar apa-apa. Terlalu lemas. Apa yang salah? Ia makan hari ini. Jinjoo makan, semangkuk nasi lembek dengan lauk ayam jamur.. yang terasa sedikit asam… sial.

Tidak mungkin ia jatuh pingsan, lemas dan panik, karena.. keracunan makanan, kan...?

This post has been edited by Jang Jinjoo: Feb 19 2017, 09:26 AM
PM
^
♛Lee Hyunwoo
 Posted: Feb 23 2017, 12:58 PM
Quote
send pm // Offline
84 posts
38 years old
Chairman
ID: hyunwoolee
taken for granted
Administrator

840 points
Awards: None


user posted image
PMEmailWebsite
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Closed
New Topic
New Poll


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.