WBEntxSeoul2.0

Latest Shouts In The Shoutbox -- View The Shoutbox · Rules Collapse  


 
Add Reply
New Topic

 a series of endless happy beginnings
Seo Seulhye
 Posted: Mar 26 2017, 10:01 PM
Quote
send pm // Offline
155 posts
23 years old
college student, florist
ID: julietseo
taken
Citizen

1690 points
Awards: 3



seo seulhye
application x mailbox x journal x setalk: julietseo







This post has been edited by Seo Seulhye: Sep 23 2017, 07:45 PM

--------------------
we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world; gripped by fear, thrown into unrest?

x
PM
^
Seo Seulhye
 Posted: Sep 22 2017, 08:21 PM
Quote
send pm // Offline
155 posts
23 years old
college student, florist
ID: julietseo
taken
Citizen

1690 points
Awards: 3



• overview

Terlahir di Seoul saat musim dingin, pada tanggal 31 Desember 1994, 17:49 KST. Diberi nama Seo Seulhye (hangul: 서슬혜) ketika lahir, kemudian dibaptis dengan nama Juliet. Dari itu, sepanjang hidup ia mendapatkan dua panggilan berdasarkan dua nama yang disandang. Tinggal di Seoul sampai lulus SMA, kemudian melanjutkan pendidikan strata pertama ke London sampai musim panas tahun 2016. Saat ini tinggal di Seoul, melanjutkan pendidikan master jurusan sastra inggris di Universitas Sogang sambil mengurus sebuah toko bunga yang dibukanya di daerah Gangnam, Juliet's Spring.





• family background

Seulhye merupakan putri satu-satunya, sekaligus anak bungsu, dari Seo Hojoon (alias Hector Seo), dan Amelie Aterbury. Hojoon merupakan seorang Korea berdarah Meksiko yang sejak lahir menetap di Seoul, sementara Amelie adalah seorang wanita Inggris asli. Amelie bertemu Hojoon saat sedang mendapatkan pekerjaan di Seoul. Mereka kemudian menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki sebelum Seulhye lahir, Seo Kiha (alias Jasper Seo). Keluarga kecil Seulhye tinggal bersama di Seoul sampai ia memutuskan untuk kuliah di Inggris. Saat ini, ia tinggal di Seoul berdua dengan sang ayah, sementara ibunya tinggal dengan sang kakak di London. Hojoon adalah seorang ekolog, sementara Amelie adalah seorang editor yang bekerja di sebuah percetakan. Kiha telah lulus dari pendidikannya di jurusan komunikasi dan sedang merintis kariernya di London. Keluarga kecil Seo memiliki hubungan yang hangat dan harmonis.

Tumbuh besar dalam keluarga dari pernikahan campuran di mana dua budaya berbeda bertemu, Seulhye terbiasa berbicara dua bahasa sejak lahir, Bahasa Korea dan Bahasa Inggris. Ia dan Kiha juga mendapatkan pendidikan dengan kurikulum internasional sejak kecil, serta dibiasakan mengetahui hal-hal berkaitan dengan kebiasaan dan budaya di negeri asal Amelie. Keduanya setidaknya selalu berlibur ke London satu kali dalam satu tahun, mengunjungi nenek-kakek yang tinggal di sana. Dengan didikan semacam itu, Seulhye tumbuh dengan pola pikir terbuka dan cenderung menjadi pribadi individualis ketimbang kolektivis. Ia menjadi sangat kritis terhadap isu-isu global, dan telah bercita-cita untuk menjadi seorang aktivis ketika tumbuh besar. Dari pohon keluarga Seo sendiri, Seulhye memiliki cukup banyak sepupu yang terhitung sebaya dengannya (Seo Jintae, Seo Hyungtae, Seo Raehwa, Seo Ahyoung, dan Seo Hanbin). Mereka terhitung dekat dan sangat rukun, sehingga ketimbang menganggap sepupu, Seulhye telah menganggap mereka sebagai adik-kakaknya sendiri.





• educations

  • Seoul International School (2001-2007)
  • Seoul Foreign School (Middle School) (2007-2010)
  • Seoul Foreign School (High School) (2010-2013)
  • King's College London (Department of Global Health & Social Medicine) (2013-2016)
  • Sogang University, Seoul (English Literature Master Program) (2016-present)






• basic development & historical life-events

Seulhye adalah seorang pribadi yang biasa saja, pada faktanya. Sifat dan sikapnya berubah seiring bertambahnya usia, dan di akhir masa pencarian jati diri ia mendapati dirinya sebagai sosok yang sangat menyayangi keluarga dan peduli pada orang lain. Tidak heran, sifat-sifat yang pertama kali muncul ke permukaan saat orang-orang baru mengenalnya adalah sifat yang mencerminkan figur ideal gadis dewasa; tenang, hangat, tetapi juga ceria dan bersemangat. Dengan sifat seperti itu, Seulhye cukup mudah membangun hubungan dengan orang lain. Taraf adaptabilitasnya juga cukup tinggi, sehingga pada dasarnya ia memiliki cukup banyak teman dan kenalan.

Di tahun kedua SMA, Seulhye memutuskan untuk melanjutkan studinya di negeri tempat ibunya lahir, Inggris, saat lulus sekolah nanti. Ia mempersiapkan diri dengan cukup keras, dan berhasil menembus seleksi ketat di King's College London, sebuah universitas katolik yang cukup bergengsi di jantung kota London, di Department of Global Health & Social Medicine. Ia menghabiskan tiga tahun berkuliah sebelum resmi menjadi seorang sarjana di akhir musim dingin tahun 2016.

Tahun pertama kepindahannya ke London, sekitar musim panas 2013, Seulhye bertemu salah seorang lelaki berdarah Korea yang juga merupakan mahasiswa baru di kampus yang sama, Kim Joonseok. Keduanya kemudian mulai dekat sejak pertama kali bertemu di acara first-week yang diselenggarakan universitas, dan mulai berpacaran terhitung Desember 2013. Hubungan yang dijalin terbilang cukup serius dan mulus, dan baik Seulhye maupun Joonseok merupakan figur dewasa yang sudah saling memahami isi kepala masing-masing.

Namun, belum lama dari pesta kelulusan keduanya di akhir musim panas 2016, Seulhye dan Joonseok mengalami kecelakaan mobil yang menewaskan Joonseok di tempat, membuat Seulhye ditimpa trauma yang cukup berat dan terus-menerus dihantui rasa menyesal. Seulhye yang kala itu mengendarai mobil cukup lalai akan kondisi jalanan yang tengah dilewati, dan tabrakan yang dialami justru menewaskan Joonseok yang sebenarnya di awal tidak ingin pergi keluar flat. Ia mendapatkan penanganan psikis intens setelahnya demi memulihkan diri dari trauma dan rasa bersalah. Tidak ada intensi untuk bunuh diri, memang, tetapi orang-orang di sekitar Seulhye mendapati gadis itu berubah banyak paska kecelakaan yang dialami. Ia terbilang menjadi lebih diam, lebih sering melamun, tertutup, dan emosinya menjadi tidak stabil. Tidak lama dari itu, Seulhye didiagnosis mengalami major depression disorder dan diminta untuk rutin menjalani pengobatan medis dan terapi. Sampai sekarang, ia masih belum bisa menyetir mobil karena trauma.

Di akhir musim panas 2016, Hojoon dan Amelie sepakat untuk meminta Seulhye kembali ke Seoul. Keduanya berpikir Seulhye memerlukan suasana baru yang bisa mengalihkan pikirannya dari kecelakaan awal musim panas lalu, terlebih studinya sudah selesai dan ia tidak memiliki beban yang mesti ditanggung lagi. Pada akhirnya, ia dan Hojoon kembali ke Seoul berdua, sementara Amelie dan Kiha tetap di London untuk kepentingan pekerjaan. Serentet kegiatan telah dirancang sang ayah agar Seulhye tidak memiliki waktu untuk bersedih; pria paruh baya itu meminta putrinya untuk melanjutkan studi master di Seoul, kemudian meminta untuk mencari pekerjaan yang menyenangkan untuk ditekuni. Selain itu, Seulhye juga diminta untuk rutin terapi dan menghadiri sesi dengan psikolognya, serta mengikuti support group yang diadakan satu kali setiap pekannya. Terhitung musim gugur 2016, Seulhye telah terdaftar sebagai mahasiswi master di Universitas Sogang, dan di waktu yang bersamaan juga membuka sebuah toko bunga di daerah Gangnam yang diberi nama Juliet's Spring. Ia menjalani hidupnya di Seoul dengan membagi waktu untuk kegiatan-kegiatan tersebut, yang sesuai dugaan Hojoon, membuatnya merasa lebih baik daripada sebelumnya.





• appearances

Terhitung tinggi dan kurus, tetapi dikatakan ideal di Korea Selatan (168cm/48kg). Kulitnya tidak sama dengan kulit ras asia kebanyakan, pigmennya lebih pucat. Meski demikian, matanya yang kecil mirip sekali dengan milik sang ayah, yang membuat Seulhye terlihat lebih condong menyerupai gadis Asia ketimbang Eropa/Amerika. Bibirnya tipis dan pipinya terbilang tembam, membuatnya seringkali dibilang mirip dengan karakter Squirtle dari animasi Pokemon. Warna rambut aslinya adalah cokelat hampir hitam, tetapi Seulhye sudah mewarnainya beberapa kali.

Di keseharian, Seulhye tidak bisa dikatakan mengikuti mode atau tren yang sedang digandrungi perempuan sebayanya. Ia cenderung memakai apa yang dirasanya nyaman untuk dikenakan, dan oleh karenanya ia tidak pernah membatasi pilihan pakaian dan sepatunya. Ia bisa memakai apa saja asalkan ia merasa cocok: kemeja, kaus, jumper, blazer, rok, jins, flats, heels, atau sport shoes; semua ada di dalam opsi. Seulhye juga menyesuaikan diri dalam menggunakan kacamata dan lensa kontak, walau sebetulnya ia hanya mengenakan apa yang menurutnya pantas untuk dikenakan. Ia juga terbiasa menggunakan make-up, walau seperlunya dan tidak terlalu mengandalkan penggunaannya untuk penampilan. Bare face-nya tidak berbeda jauh dengan wajah ber make-up, tetapi ia masih terlihat seperti mengantuk jika tidak menggunakan make-up mata.





• interests

Sangat suka menjelajahi Youtube hanya sekadar untuk mendapatkan tontonan menghibur atau menemukan lagu baru yang cocok di telinga. Kebiasaan ini sebenarnya dimulai oleh Kiha, yang kemudian turun pada sang adik hingga sekarang. Tidak ada dalam satu hari pun Seulhye tahan untuk tidak membuka Youtube, walau hanya sekadar menonton ulang video yang ia sukai. Selain menjelajahi Youtube, Seulhye juga sangat menyukai serial televisi. Mulai dari serial barat sampai drama lokal di berbagai saluran, ia akan menontonnya jika ada waktu. Ia juga sangat suka memasak, dan rasa masakannya sudah jauh lebih enak daripada ketika ia mulai menekuni hobinya beberapa tahun lalu. Terhitung awal 2017, Seulhye mulai mengikuti kegiatan voluntir di panti sosial setiap bulannya. Kegiatan itu terasa cukup mengobatinya, terutama karena niat Seulhye untuk menjadi seorang aktivis belum luntur.

Seulhye sebenarnya bisa sedikit memainkan gitar setelah diajari oleh Joonseok beberapa tahun silam, namun berhenti berlatih paska kecelakaan musim panas lalu. Ia sebenarnya tertarik untuk belajar lagi, tapi masih merasa belum cukup kuat untuk melakukannya.





• trivias

    Juliet adalah nama yang diberikan secara mendadak, sebab semasa Amelie mengandung, bayi yang akan lahir diduga kuat berjenis kelamin laki-laki. Hojoon telah mempersiapkan nama baptis 'Romeo' untuk bayi lelaki tersebut, dan tidak memiliki opsi lain yang terpikirkan di kepala saat tahu bayinya perempuan. Tidak ada Romeo, muncullah Juliet.

    Perubahan sikap yang dialami Seulhye paska kecelakaan musim panas 2016 membuat orang-orang berpikir ia adalah seorang introvert. Nyatanya, tidak. Deep down, Seulhye masihlah seorang extrovert yang senang bergaul dan memperluas jaringan sosialnya. Ia hanya membatasi diri dalam beberapa aspek saja, tidak seluruhnya. Jika diikutkan dalam tes tipe Myers-Briggs, Seulhye akan masuk ke dalam tipe ENFP.

    Nama Juliet's Spring yang digunakan sebagai nama toko bunga miliknya sekarang merupakan saran dari ayahnya sendiri. Pria itu berfilosofi, "kau akan menemukan musim semimu sendiri, suatu hari. tidak tahu kapan, tetapi pasti."

    Sangat senang menonton film; baik itu di bioskop maupun di rumah. Sangat memungkinkan bagi Seulhye untuk pergi ke bioskop sendirian, lalu menonton film dua/tiga kali berturut-turut jika memang ia sedang menginginkannya. Bila diajak pergi untuk movie dates, Seulhye kemungkinan besar tidak akan menolak walau ia tidak pernah memberikan jaminan kencan itu akan berlanjut lebih dari acara menonton bersama.

    Selain menonton film, Seulhye juga sangat suka menonton konser. Ia tidak ragu untuk pergi seorang diri jika tidak ada yang mau menemani, asalkan musisi yang ditonton adalah musisi yang ia sukai. Seulhye lebih menyukai lagu-lagu berbahasa inggris ketimbang lagu berbahasa korea atau K-Pop.

    Ayahnya berusaha sangat keras untuk mempertemukan Seulhye dengan lelaki "pengganti" Joonseok di Seoul. Beberapa pertemuan telah dicanangkan, dan semuanya tidak membuahkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi. Pertemuan-pertemuan ini akhirnya berhenti dilakukan setelah Seulhye dekat dengan Go Youngha, seorang laki-laki yang juga sengaja dipertemukan dengan Seulhye suatu waktu. Pada kenyataannya, Seulhye dan Youngha begitu dekat dan akrab hanya sebagai teman baik.

    Senang mengambil gambar dengan kamera polaroid miliknya. Seulhye memiliki dua; satu merupakan pemberian ibunya, satu lagi dibelinya sendiri saat SMA.

    Tulisan tangannya sangat rapi, dan Seulhye sangat bangga dengan kemampuannya yang ini.

    A morning person and tea person. Tinggal di London tiga tahun dan terbiasa meminum teh buatan sang ibu, ia menjadi sangat mahir dalam membuat teh.

    Menyukai jelajah Youtube tidak lantas membuat Seulhye aktif di semua platform media sosial/akun networld lainnya. Selain akun Youtube, Seulhye hanya memiliki satu akun Facebook yang digunakannya untuk berhubungan dengan teman-teman lama. Menurutnya, kualitas hidupnya terasa lebih baik ketika ia meminimalisir penggunaan internet. Thus, Seulhye pun bukan tipe orang yang menempel terus-menerus dengan ponsel.


This post has been edited by Seo Seulhye: Sep 23 2017, 07:54 PM

--------------------
we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world; gripped by fear, thrown into unrest?

x
PM
^
Seo Seulhye
 Posted: Sep 23 2017, 07:46 PM
Quote
send pm // Offline
155 posts
23 years old
college student, florist
ID: julietseo
taken
Citizen

1690 points
Awards: 3



• thread tracker


[FIN] fine shrine — Jeon Woong
Dear Juliet, you look stunning today... — Seo Raehwa
[FIN] all bruised up grace and stolen light — Go Youngha
it'll be tough, you're going to have face a lot of dragons — Hyeon Yujeong
[FIN] the moon's not big enough to wish on — Jeon Woong
국화 — Nam Ilsoo
all is well, all shall be well — Seo Jintae, Seo Raehwa, Seo Hyungtae, Seo Ahyoung
[FIN] we could fool the datelines, we could jump the statelines — Jeon Woong
[FIN] the road is now a sudden sea — Jeon Woong
[FIN] same old story since day one — Jeon Woong
ungodly hour — Go Youngha
[FIN] two punch-drunk souls all tangled in the wind — Jeon Woong
glimpse of past — Seon Yoongi
[FIN] an ephemeral sense of space and time — Jeon Woong
[FIN] [M] heaven is a place on earth — Jeon Woong
pull a smile, almost celestial one — Go Minhyun
[FIN] maybe next year i'll have no time — Jeon Woong
[FIN] a familiar face, a pulse that escalates — Jeon Woong, Bang Hyemi
I, I covered all the bases — Han Seungnam
[FIN] you: a heavy sunshine — Jeon Woong
this is not the one in which you are vesuvius and i am pompeii. — Go Youngha
run into the starlight, past the milky way — Jeon Woong
the presence that is felt through a hand held, a voice heard, or a smile seen — Choi Jisoo, Yook Jaerim



• chat tracker


jwoong - julietseo
julietseo - interseolar
julietseo - sherlocked
gyoungh - julietseo



• roleplay fictions


#01: SUMMERTIME SADNESS
#02: MERRY CHRISTMAS, MR. LAWRENCE





This post has been edited by Seo Seulhye: May 10 2018, 12:50 PM

--------------------
we hope for a better tomorrow
I wonder to what extent we can love a world; gripped by fear, thrown into unrest?

x
PM
^
0 User(s) are reading this topic (0 Guests and 0 Anonymous Users)
0 Members:

Topic Options
Add Reply
New Topic


 


 

Affiliates [ View All | Link-us | Apply ]
Toshi Haku Battle Royale RPG Forum Sekolah Sihir Hogwarts Smiley Academy (SA) SAD (Shinobi Another Dimension) Indo Eyeshield 21 Bauklötze - Shingeki no Kyojin RPF Tales of Middle Earth The Black Clover Vampire Knight:re Legend of Terra Yuugen Vault 546 SoulMatch RPF 
 


skinned exclusively by ree of shine. cfs by black. modified by neng. do not reproduce.